Review Acer Aspire 3 A315-41 Ryzen 5

[vc_row][vc_column width=”1/6″][/vc_column][vc_column width=”3/6″][ult_content_box box_shadow=”horizontal:px|vertical:px|blur:px|spread:px|style:none|” hover_box_shadow=”horizontal:px|vertical:px|blur:px|spread:px|style:none|”][vc_progress_bar values=”%5B%7B%22label%22%3A%22DESIGN%22%2C%22value%22%3A%2260%22%2C%22color%22%3A%22bar_green%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22HANDLING%22%2C%22value%22%3A%2265%22%2C%22color%22%3A%22peacoc%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22PERFORMANCE%22%2C%22value%22%3A%2275%22%2C%22color%22%3A%22bar_red%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22PRICE%22%2C%22value%22%3A%2275%22%2C%22color%22%3A%22chino%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22UNIQUE%22%2C%22value%22%3A%2270%22%2C%22color%22%3A%22vista-blue%22%7D%5D” bgcolor=”custom” options=”striped,animated” css_animation=”rotateIn” bgstyle=”outline” units=”points” custombgcolor=”#81d742″][vc_empty_space height=”16px”][/ult_content_box][/vc_column][vc_column width=”1/6″][vc_single_image image=”25957″ img_size=”large” alignment=”center” style=”vc_box_rounded” onclick=”zoom” css_animation=”bounceIn”][/vc_column][vc_column width=”1/6″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/6″][/vc_column][vc_column width=”2/3″][vc_column_text]

Untuk yang cari Performa (Ryzen), bukan Kosmetik

 

Kali ini tim Skyegrid media kembali berkesempatan me-review sebuah laptop bertenaga AMD Ryzen mobile. Menawarkan spesifikasi yang nyaris mirip, tapi dengan dimensi dan target pengguna yang jauh berbeda.

 

Jika minggu lalu notebook Ryzen dari HP Indonesia yang saya ulas, bergaya kantoran. Kali ini, Acer Aspire 3 A315-41 yang datang dari Acer Indonesia, bergaya notebook gaming. Cita rasa keduanya jelas berbeda jauh walau resep utamanya sama. Ibarat sebuah gitar elektrik yang sama-sama menggunakan pick-up Seymour Duncan, tapi di-desain dan di-finishing berbeda.

 

  • Desain, Material dan Handling

Review Acer Aspire 3 A315 Ryzen 5-LCD-Cover

Sebenarnya, terdapat lekukan dan sudut-sudut yang menghadirkan aura notebook tangguh pada Acer Aspire 3 A315-41 ini. Sayangnya penggunaan warna tunggal, menyamarkan kesan tersebut. Untungnya, logo Acer yang digrafir, sedikit memberi kesan, ada effort di sini.

 

Review Acer Aspire 3 A315-41 Ryzen 5-Workstation-AMD-logo

 

Saat posisi LID cover tertutup, kita hanya disuguhkan finishing brushed aluminum di atas material plastik yang, saya rasakan, cenderung kasar dibanding doff. Begitu membalik notebook ini untuk melihat bagian bottom-case, hanya akan kita temukan permukaan doff dengan finishing hitam tanpa aksen apapun.

 

 

 

Seperti halnyanya seri Nitro dan Predator, calon pengguna juga diberikan access-door khusus untuk menjangkau komponen 2,5” SATA dan dua slot memori. Acer Aspire 3 315-41 versi Ryzen 5 ini sebenarnya juga menawarkan slot m.2 SATA. Sayangnya, kamu harus membuka seluruh bottom-case untuk mengaksesnya.

 

Review Acer Aspire 3 A315 Ryzen 5-Front-chassis

Dengan panjang 382mm dan lebar 263mm, Aspire 3 A315-41 ini masuk kategori notebook yang mudah dipindahkan, namun agak merepotkan untuk dibawa kesana kesini. Kamu perlu backpack 15.6 inci yang benar-benar kuat jika ingin ber-traveler bersama notebook dengan ketebalan 25mm ini.

 

Review Acer Aspire 3 A315 Ryzen 5-Workstation-aspire-identity

 

Acer nampaknya melakukan banyak efisiensi di poin material dan finishing pada Acer Aspire 3 A315-41 ini. Tapi apakah performanya dapat membayar kekurangan produk ini di sisi kosmetik? Ikutin terus review saya kali ini sampai selesai ya! 😉

 

I/O Port & Indikator

 

 

Seperti halnya HP Notebook 14 Ryzen, penataan posisi I/O port pada Acer Aspire 3 315-41 ini saya lihat, sangat baik. Semua di posisikan berkumpul di bagian atas, yang membuat pergerakan tangan kamu saat mengoperasikan mouse, tidak terganggu.

 

Posisi combo audio jack, indikator power dan pengisian baterai juga bisa kita temukan dibagian kanan ini. Khusus lampu indikator, posisinya sangat strategis bagi pengguna yang ingin memantau kondisi laptop saat dalam backpack. Sayangnya, seperti halnya HP Notebook 14, belum terdapat USB Type-C di sini.

 

Review Acer Aspire 3 A315 Ryzen 5-Disassembly-Wifi

 

Namun desain layout motherboard yang mengharuskan I/O port sebelah kanan menggunakan kabel fleksibel, tak memungkinkan adanya penempatan USB 3.0. Seperti kita tahu, USB 3.0 membutuhkan arus dua kali lebih besar dari USB 2.0.

 

Layar

 

Review Acer Aspire 3 A315 Ryzen 5-LCD-quality

 

Acer Aspire 3 315-41 menggunakan panel jenis TN buatan AU Optronics dengan seri B156XTN07.1. Panel ini menawarkan akurasi warna 60% sRGB dengan brightness level di angka 214 NITs. Kurang cocok untuk anda yang berprofesi desain grafis, apalagi editing video atau komputasi lain di luar ruangan yang berlimpah cahaya. Brightness distribution-nya sangat baik, sayangnya jika dilihat sepintas dengan mata telanjang, terlihat wash-out.

 

Workstation

 

Review Acer Aspire 3 A315 Ryzen 5-Workstation-Keyboard

 

Layaknya sebuah notebook 15 inci lain, kamu akan dapatkan full-size keyboard lengkap dengan numeric pad. Dimensi keycap yang menurut saya, bukan yang paling besar dibanding banyak laptop 15.6 inci lain. Bahkan kalah besar dengan keycap HP notebook 14 yang notabene berukuran sasis lebih compact.

 

Review Acer Aspire 3 A315 Ryzen 5-Workstation-Key-travel

 

Keycap punya karakter soft to medium dengan key-travel pendek sekitar 1.5mm. Walau menggunakan material plastik, selama digunakan saya tidak merasakan noise yang menggangu. Cukup senyap, dan pastinya cocok untuk kamu gunakan saat anggota keluarga lain terlelap dimalam hari.

 

Review Acer Aspire 3 A315 Ryzen 5-Workstation-Touchpad

 

Touchpad hadir dengan dimensi yang menurut saya ekstra lebar. Konsekwensinya, tidak akan kamu temukan tombol fisik yang menurut sebagian orang termasuk saya, jadi sebuah kekurangan. Tekstur dibuat halus atau silky, membuatnya terlihat kontras dengan tekstur palm rest. Sejauh yang saya rasakan, responsifitas dan akurasinya cukup mumpuni.

 

Audio

 

Review Acer Aspire 3 A315 Ryzen 5-Disassembly-m2-lock

 

Menurut saya, konfigurasi speaker 2.0 pada Acer Aspire 3 A315-41 Ryzen 5 2500U ini masih bisa dioptimalkan lagi. Dengan sasis yang tergolong besar, seharusnya bisa sedikit dimanfaatkan untuk memperbesar ruang resonansi speaker.

 

Power yang kurang besar, membuat saya butuh fokus ekstra untuk menilai output suara di speaker Aspire A315 ini. Overall, speakernya cukup baik mereproduksi frekuensi menengah. Tapi kurang baik menghandel frekuensi tinggi dan bass.

 

  • Performa

 

 

JIka kamu sudah melihat review kita untuk HP notebook 14 CM0078AU yang lalu, saya bisa infokan bahwasannya secara general, performa keduanya mirip, karena didukung oleh konfigurasi hardware yang sama. Saat dibenchmark secara insentif menggunakan in-game benchmark RE5, rata-rata clockspeed berjalan di 1.950 Mhz hingga 2.140 Mhz. Lebih tinggi dibanding HP notebook 14 yang berjalan rata-rata di 1700 hingga 1900 MHz.

 

Review Acer Aspire 3 A315-41 Ryzen 5-Geekbench 4

 

Di atas kertas, AMD memposisikan Ryzen 5 2500U sebagai alternatif Intel core i5-8250U. Tapi hasil pengujian Geekbench 4 CPU untuk sesi single core menunjukan, performa Ryzen 5 2500U ada dilevel Pentium G4400. Saya yakin, kemampuannya lebih dari ini. Hanya saja, keterbatasan waktu pengujian, tidak memungkinkan saya melakukan beberapa eksperimen untuk mengail performa terbaik Ryzen 5 2500U ini.

 

review Acer Aspire 3 A315-41 Ryzen 5-Geekbench 4-GPU

 

Sedangkan pengujian grafis menunjukan, Compute core Vega 8 mobile setara dengan Nvidia MX130. Bisa diterima sebab, Vega 8 masih menggunakan main memory sebagai sumber VRAM. Sekelas dengan MX130, dengan dedicated VRAM yang masih menggunakan GDDR3 64-bit.

 

review Acer Aspire 3 A315-41 Ryzen 5-3D Mark FS

 

Jika kamu berharap, Acer Aspire 3 A315 Ryzen 5 ini memiliki kemampuan gaming, dengan hanya melihat kosmetik luarnya yang bongsor layaknya sebuah laptop gaming, nampaknya anda harus kecewa. Sebab, sekalipun punya sasis yang mendukung spesifikasi tinggi, Aspire 3 A315-41 ini diperuntukan untuk game casual dan kompetitif seperti CS:GO dan DOTA II.

 

Upgrade Option dan Cooling System

 

Review Acer Aspire 3 A315-41 Ryzen 5-Disassembly-dual-fan

 

Acer Aspire 3 315-41 versi Ryzen 5, datang dengan konfigurasi hardware yang ‘hampir’ siap pakai. Tapi saya sarankan, setelah membeli, mulailah menyisihkan sedikit dana untuk membeli SSD dan mengisi slot yang tersedia. Dari pengalaman menggunakan HP Notebook 14 yang secara default sudah menggunakan SSD, user experience Aspire 3 ini terasa kurang responsif.

 

review Acer Aspire 3 A315-41 Ryzen 5-Task Manager

 

Sebab terus terang, selama pengujian menjalankan aplikasi profesional dan juga di beberapa game genre open world, sering kali saya alami lag. Tambah lagi, banyak sekali software bawaan Acer yang berjalan di background process. Sebagai informasi, slot m.2 SSD 2280 pada Aspire 3 A315 bisa menampung hingga 256GB.

 

Review Acer Aspire 3 A315-41 Ryzen 5 - Disassembly-heatpipe

 

Untuk layout Acer Aspire 3 A315-41 sendiri, saya lihat cukup unik. Jika kita perhatikan, heatpipe membentang melewati area kosong yang sepertinya disiapkan untuk SKU yang lebih tinggi. Dan benar saja. Jika kita telusuri website Acer, ada pilihan A315-41G yang ditambahkan Radeon RX 500 series.

 

review Acer Aspire 3 A315-41 Ryzen 5-Disassembly-dual-fan

 

Acer juga menyiapkan sebuah bay kosong untuk sebuah kipas lagi jika diperlukan. Desain dan posisi fan pada sistem pendingin Aspire 3 versi Ryzen 5 ini mengingatkan saya pada sistem pendingin Nitro 5 dan Helios 300. Untuk kamu punya pengalaman overclocking, dan ingin melakukan modifikasi tingkat lanjut atau hard-mod, kamu bisa memasang kipas kedua untuk menambah debit udara segar.

 

Temperatur

 

review Acer Aspire 3 A315-41 Ryzen 5 - Cinebench multicore - Temp update 2

 

Hasil pemantauan temperatur selama pengujian Acer Aspire 3 A315-41 ini, menguatkan asumsi saya bahwa Ryzen APU versi mobile ini masih bisa disuntikan daya yang lebih besar. Rata-rata temperatur saat menjalankan 10x Cinebench secara simultan, tercatat ada diangka 64°C. Dengan headroom yang masih cukup luas, seharusnya disediakan versi dengan TDP lebih dari 15 Watt, atau, mungkin bisa dibuka beberapa kemungkinan overclocking.

 

Overall, kemampuan sistem pendingin pada Acer Aspire 3 A315-41 ini dalam menekan panas dan menjaga kestabilan temperatur Ryzen 5 2500U, patut diacungi jempol. Sekalipun kemampuan floating CPU clock Ryzen 2500U pada laptop ini bisa dikatakan maksimal. Itu baru satu kipas, bagaimana jika kamu pasang dua kipas.

 

Baterai dan Power Manajemen

 

Review Acer Aspire 3 A315-41 Ryzen 5-Disassembly-battery

 

Aspire 3 315 dibekali baterai berkapasitas 36.7 Wh yang tergolong minimalis jika dibandingkan dimensi sasisnya. Tak heran jika saat di uji coba menggunakan PCMark 8 Battery Life test, hanya mampu bertahan 2 jam 55 menit. Semakin menguatkan kesimpulan saya bahwa notebook ini kurang cocok untuk yang suka bekerja mobile.

 

Review Acer Aspire 3 A315-41 Ryzen 5-temperature-monitorPCMark 8 Battery Test

 

Walau ukuran sasis standar notebook 15.6 inci kebanyakan, power adaptor berkapasitas 45 Watt yang menyertai Acer Aspire 3 A315-41 ini amat sangat ringkas dan ringan. Jujur, saya sangat ragu kapasitas power adaptor ini cukup menahan beban saat semua hardware dalam kondisi full-load. Apalagi jika nanti pengguna memutuskan untuk menambah komponen seperti m.2 SSD.

 

  • Kesimpulan

 

Review Acer Aspire 3 A315-41 Ryzen-5-Workstation-power-button

 

Harga yang diseting Acer sepintas memang menggiurkan. Kamu bisa mendapatkan sebuah notebook 15.6 inci berprosesor 4 core-8 thread plus RAM 8GB dual channel, tak sampai 7,5 juta rupiah. Tentu, akan memukul banyak produk notebook bertenaga Core i5-8250U yang harganya mendekati 8 juta di level performa yang mirip.

 

Saya bisa simpulkan, buat kamu yang mempertimbangkan desain dan handling, notebook ini bukan buat kamu. Intinya, untuk yang cari kosmetik, saya sarankan tambah dana sekitar 2 juta, dan pilih Acer Swift 3 versi Ryzen 5 2500U. Andai seri Aspire ini dibuat lebih ‘serius’, misalkan saja mengaplikasikan model V-Nitro terdahulu, saya yakin harganya juga akan terdongkrak naik.

 

Tapi untuk performa, Acer menurut hasil review yang saya lakukan, berhasil membuat performa Ryzen 5 2500U  ini bekerja lebih maksimal walaupun banyak keterbatasan di sana-sini. Khususnya jika dibandingkan dengan beberapa produk berspesifikasi serupa.

 

Unique

 

Kemudahan mengakses komponen HDD dan RAM saya anggap sebuah hal unik yang ditawarkan Acer Aspire 3 A315-41 ini. Yang kedua adalah, desain area sistem pendingin yang memungkinkan kamu menggunakan dua buah kipas. Walaupun memang, hal ini bukan sesuatu yang disukai oleh semua calon pengguna.

 

Review Acer Aspire 3 A315-41 Ryzen-5-web-cam

 

Untuk kamu yang akan mengandalkan sebagai mesin multimedia, notebook ini sangat mumpuni. Photoshop bahkan Premiere, berjalan mulus di penggunaan low to medium load. Untuk heavy-load, sayangnya kemampuan AMD Ryzen APU versi mobile, terjanggal kemampuan HDD konvensional 5400rpm.

 

Review Acer Aspire 3 A315-41 Ryzen 5 - Cinebench multicore

 

Untuk gaming, bukannya Ryzen APU mobile ini tidak mumpuni. Karena ada beberapa keterbatasan yang saya sebutkan di atas, otomatis larinya-pun terbatas. Padahal, untuk game yang tidak maksimal memanfaatkan multi-core, akan memaksa CPU untuk berlari pada mode single core dalam performa tertingginya. Tapi untuk kamu penggila game kompetitif seperti CS GO, kemampuan sistem pendingin notebook ini mampu mengawal kamu bermain dalam waktu lama.

 

Akhirnya, jika kamu sudah jatuh hati pada performa Ryzen 5 mobile 2500U, dan juga membutuhkan layar 15.6 inci yang lega, serta tak memperdulikan sisi kosmetik, Acer Aspire 3 A315-41 ini memang pilihan yang paling terjangkau saat tulisan ini dimuat. Hanya saja, untuk performa lebih responsif, jangan pernah menunda upgrade media penyimpanan notebook ini dengan jenis SSD.

 

Tapi jika kamu punya dana ekstra dan lebih prefer dimensi yang lebih compact, desain lebih cantik dan material lebih baik, ada pilihan yang lebih serius lewat versi Acer Swift 3.[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/6″][/vc_column][/vc_row]