Review Deceit – Game Bertahan Hidup yang sarat Tipu – tipu

[vc_row][vc_column width=”1/6″][/vc_column][vc_column width=”3/6″][ult_content_box box_shadow=”horizontal:px|vertical:px|blur:px|spread:px|style:none|” hover_box_shadow=”horizontal:px|vertical:px|blur:px|spread:px|style:none|”][vc_progress_bar values=”%5B%7B%22label%22%3A%22STORY%22%2C%22value%22%3A%2260%22%2C%22color%22%3A%22bar_green%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22GRAFIS%22%2C%22value%22%3A%2270%22%2C%22color%22%3A%22peacoc%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22GAMEPLAY%22%2C%22value%22%3A%2270%22%2C%22color%22%3A%22bar_red%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22PRICE%22%2C%22value%22%3A%22100%22%2C%22color%22%3A%22chino%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22UNIQUE%22%2C%22value%22%3A%2280%22%2C%22color%22%3A%22vista-blue%22%7D%5D” bgcolor=”custom” options=”striped,animated” css_animation=”rotateIn” bgstyle=”outline” units=”points” custombgcolor=”#81d742″][vc_column_text][yasr_overall_rating][/vc_column_text][/ult_content_box][/vc_column][vc_column width=”1/6″][vc_single_image image=”25961″ img_size=”large” alignment=”center” style=”vc_box_rounded” onclick=”zoom” css_animation=”bounceIn”][/vc_column][vc_column width=”1/6″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/6″][/vc_column][vc_column width=”2/3″][vc_column_text]

Saat Insting dan kecepatan mengambil keputusan jadi senjata utama.

 

Hello semuanya. Nggak berasa waktu sudah mendekati akhir Oktober aja nih. Dan bulan Oktober, biasanya identik dengan hal-hal horor sebab even Helloween yang jatuh di ujung bulan. Nah, untuk menambah nuansa mencekam, khususnya untuk kamu para gamer, tim Skyegrid Media punya satu game yang dijamin, bakal buat kamu ketagihan.

 

Deceit, sebuah game dengan konsep survival unik, yang bisa kamu dapatkan gratis hanya di Steam. Untuk yang belum tau dan belum pernah main, mungkin artikel review Deceit kali ini bisa memberi sedikit insight.

 

  • Story Overview

 

review Deceit - Character option

 

Deceit, untuk kamu yang belum tahu, merupakan sebuah game FPS survival yang mempertemukan 6 orang termasuk kamu, dalam sebuah ruang lingkup kecil. Disini para pemain punya tujuan berbeda tergantung peran yang ia dapat sesaat setelah ia terbangun. Akan ada dua (2) opsi takdir yang mungkin melekat saat pemain terbangun dan game dimulai. Innocent atau tanpa infeksi dan yang terinfeksi atau Infected.

 

Baca juga : Paladins dan Path of Exile Hadir di Skyegrid

 

Ada total 6 map yang dipilih server secara acak. Masing-masing menawarkan experience dan goal yang berbeda. Uniknya, setiap map memiliki beberapa ruangan yang perlu di jelajahi. Dan tiap-tiap map menawarkan lokasi Indoor dan outdoor. Lokasi outdoor di sini menggambarkan area untuk melarikan diri.

 

  • Struktur Menu

 

Sebelum masuk kepembahasan review Deceit nya, saya ulas dahulu menu-menu yang tampil di lobby game ini. Total, terdapat 4 Menu utama dengan menu Play di bagian paling atas. Saat mengklik Play, akan muncul 4 sub-menu dimana untuk pemain pemula, hanya tiga (3) sub-menu yang bisa dipilih.

 

review Deceit - menu skyegrid media

 

Sub-menu pertama adalah opsi bermain. Casual di sini akan mengantar pemain masuk ke pilihan server dari berbagai negara. Untuk lebih cepat bermain, pilih server yang paling ramai pemainnya. Untuk opsi LAN (Offline), seharusnya ini memungkinkan pengguna untuk bermain bersama tanpa masuk ke server. Sayangnya, saat saya dan beberapa teman mencoba opsi ini, kami belum berhasil tersambung satu sama lain. Terakhir ada pilihan Tutorial video yang akan membawa pemain ke channel resmi developer.

 

review Deceit - menu profile

 

Menu kedua adalah Profile, dimana pemain bisa mengcustom rupa dari karakter yang dipilihkan sistem untuk pemain. Untuk pemula, hanya tersedia beberapa opsi standar. Sedangkan opsi yang lebih advance, bisa kamu dapatkan dengan experience point atau dengan in-game purchase.

 

review Deceit - menu perk tree

 

Menu ketiga adalah Perk Tree. Sebuah patern yang berisi tingkatan benefit untuk para pemain.  Semakin sering bermain, XP yang kamu miliki bisa ditukar dengan properti atau ability dalam Perk Tree ini. Dan terkahir adalah Loot Booth, tempat dimana pemain bisa bertaruh dengan menukarkan token yang pemain miliki. Berbagai item juga bisa pemain dapatkan di sini.

 

  • Gameplay

 

review Deceit - Innocent player

 

Opsi pertama, pemain terbangun dan ditakdirkan untuk menjadi manusia normal (Innocent). Dalam peran ini, pemain punya target bertahan hidup dan keluar dari tempat bermain, baik berusaha sendiri maupun dengan cara bekerja sama dengan pemain lain. Tentu saja, hanya satu pemain yang menajdi pemenang. Pemain yang bisa keluar terlebih dahulu dari yang lain.

 

Jika ada 2 pemain atau lebih yang sama-sama mempunyai peluang untuk keluar dari area fasilitas, di sinilah pemain harus saling menjatuhkan sekalipun sebelumnya bekerja sama.

 

Untuk yang pertama kali main, sebaiknya lihat video tutorialnya dahulu untuk mengetahui apa saja yang harus dilakukan. Karena saat pertama saya bermain dengan mengandalkan naluri, semua langsung berantakan tak terarah. Waktu 40 detik sebelum lampu dimatikan amatlah tidak cukup untuk beradaptasi dengan seluruh ruangan.

 

review Deceit - property - fuse

 

Arena bermain memiliki dua environment, terang dan gelap. Awal permainan, keadaan akan dibuat terang selama 40 detik sebelum dirubah semuanya menjadi gelap. Selama ruangan terang, waktunya mengumpulkan properti pendukung seperti Sekring (fuse), anti-dot, shootgun, kamera dan juga alat pendeteksi.

 

Saat keadaan terang, pemain yang terinfeksi juga akan menghambat untuk mengumpulkan properti. Untuk itu, sejak awal kamu harus putuskan mana yang lebih dulu ingin dilakukan. Mencari tahu siapa pemain yang terinfeksi dan memberi tahu pemain lain, atau secapat mungkin mengumpulkan properti untuk menyelamatkan diri.

 

review Deceit - Spectating mode

 

Untuk memperbesar kemungkinan keluar dari area bermain dan selamat, pemain harus mengusahakan environment terang secepat mungkin. Sebab selama keadaan gelap, yang sebaiknya dilakukan pemain adalah tetap bersama dengan pemain lain dan bahu membahu menghalau pemain yang terinfeksi. Termasuk memberi antidot untuk pemain yang terserang.

 

review Deceit - blood pack

 

Di sinilah dibutuhkan ketepatan pemain dalam memutuskan, mana pemain lain yang bisa di jadikan partner mana pemain yang terinfeksi. Di awal game bermula, tentu saja pemain hanya mengandalkan insting untuk bisa bertahan hidup. Tidak mempercayai siapapun adalah tindakan yang paling tepat di sesi ini. Narator akan mengingatkan untuk mengawasi kantung darah sebagai salah satu cara mencari tahu siapa pemain yang terinfeksi.

 

review Deceit - property detector

 

Selain dua jenis senjata yakni pistol dan pisau bayonet, beberapa properti disediakan untuk membantu bertahan hidup dan keluar dari area bermain. Sekring yang cukup banyak bertebaran, dan alat pendeteksi zombie. Untuk alat pendeteksi ini sangatlah krusial, pemain harus berhasil menemukannya lebih dahulu dibanding pemain yang terinfeksi.

 

review Deceit - Infected player

 

Takdir kedua, pemain terbangun dalam keadaan terinfeksi (Infected) yang di awal permainan, tetap bisa berbaur dengan pemain lain. Di sesi awal ini, pemain yang terinfeksi bisa mulai menghilangkan properti bantuan seperti sekring dan stok peluru. Umumnya, pemain yang sudah sering main, akan menjaga safe area berisi alat pendeteksi. Di sini kamu perlu secepat mungkin mendapatkan alat tersebut dan menghambat pemain biasa.

 

review Deceit - Transform

 

Dengan mengkonsumsi darah, pemain yang terinfeksi mempunyai kemampuan untuk berubah wujud menjadi zombie saat stok darahnya cukup. Sebagai zombie, pemain punya kemampuan melihat dalam gelap lebih baik untuk lebih cepat mengejar mangsa. Di sini saya rasa kemampuannya terlalu berlebihan hingga memungkinkan zombie melihat menembus dinding.

 

Baca juga : Review Dragon Ball FighterZ

 

  • Grafis

 

Deceit menggunakan CryEngine yang cukup terkenal kurang ‘friendly‘ untuk PC dengan hardware kelas bawah. Dan memang benar, saat saya ujicoba dengan laptop HP Joy 2 bertenaga AMD APU A4-9125 , bahkan core i3-7020U, sulit sekali mendapatkan gaming experience yang nyaman, sekalipun semua seting sudah saya buat low.

 

Untuk tampilan properti dan karakter, saya akui CryEngine punya taste yang sangat bagus. Benda-benda seperti lampu, furnitur, ruangan, hingga alat bantu bermain, terilustrasi sangat baik. Sayangnya, untuk gerakan karakternya bisa lebih fluid lagi. Tapi overall, untuk sebuah game gratis, kamu tidak akan merasa visualisasi game ini kelas ecek-ecek.

 

Terkait kebutuhan hardware yang menengah ke atas tadi, buat kamu yang mau tidak mau hanya bisa mengandalkan laptop dengan spesifikasi pemula, atau bahkan laptop 5 tahun lalu, kamu bisa manfaatkan layanan Cloud Gaming tanpa harus memikirkan seting grafis apa yang paling cocok dengan performa hardware kamu.

 

  • Kesimpulan

 

review Deceit - outdoor map

 

Diluar kualitas gerakan karakter yang menurut saya masih bisa ditingkatkan, Deceit menawarkan gameplay yang cukup membuat ketagihan. Apalagi jika kamu senang dengan game-game berbau detektif mencekam. Tambah lagi, game ini berhasil menyulut emosi sang pemain saat mendapati dirinya dibohongi atau dikhianati.

 

Jika saja pilihan senjata dan alat jebakan lebih variatif, saya rasa gameplay-nya akan lebih seru. Terakhir, untuk bagian How-to-Play, ada baiknya di embed dalam in-game dalam bentuk training mode atau sejenisnya. Satu pesan saya untuk kamu yang tertarik pada game ini, jangan pernah percaya siapapun, sekalipun ia pernah kamu tolong atau menolong kamu.[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/6″][/vc_column][/vc_row]