Review MSI GS65 Stealth Thin 8RF – Main Aman?

[vc_row][vc_column width=”1/6″][/vc_column][vc_column width=”2/3″][vc_row_inner][vc_column_inner width=”3/4″][vc_progress_bar values=”%5B%7B%22label%22%3A%22DESIGN%22%2C%22value%22%3A%2290%22%2C%22color%22%3A%22bar_green%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22HANDLING%22%2C%22value%22%3A%2275%22%2C%22color%22%3A%22peacoc%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22PERFORMANCE%22%2C%22value%22%3A%2285%22%2C%22color%22%3A%22bar_red%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22PRICE%22%2C%22value%22%3A%2255%22%2C%22color%22%3A%22chino%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22UNIQUE%22%2C%22value%22%3A%2280%22%2C%22color%22%3A%22vista-blue%22%7D%5D” bgcolor=”custom” options=”striped,animated” css_animation=”rotateIn” bgstyle=”outline” units=”points” custombgcolor=”#81d742″][vc_column_text][yasr_overall_rating][/vc_column_text][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/4″][vc_single_image image=”25961″ img_size=”large” alignment=”center” style=”vc_box_rounded” onclick=”zoom” css_animation=”bounceIn”][/vc_column_inner][/vc_row_inner][vc_column_text]

 

Review Skyegrid media untuk MSI GS65 Stealth Thin 8RF ini, akan saya fokuskan pada performa sistem pendingin. Karena menurut saya, hal yang menjadi nilai jual sebuah gaming ultrabook adalah kemampuannya memaksimalkan sistem pendingin pada sasis yang tipis.

 

Unit yang saya review bukan SKU baru dengan spesifikasi atau refresh desain dari seri yang sudah di jual di pasaran. Karena itu, saya yakin kamu sudah banyak mendapatkan insight dari reviewer lain tentang MSI GS65 8RF ini. Namun sebelum kita masuk ke pokok pembahasan, tidak ada salahnya saya informasikan ulang spesifkasi teknis dan non teknis MSI GS65 Stealth Thin 8RF ini.

 

  • Spesifikasi MSI GS65 8RF

 

Review MSI GS65 Stealth Thin 8RF - Spec-LCD-144MHz

 

Konfigurasi Intel Core i7-8750H dan Geforce GTX 1070 Max-Q pada GS65 8RF ini mendapat support dari memory DDR4 16 GB dual-channel dan PCIe SSD 512GB sebagai sistem penyimpanan internal. Hilangnya slot 2,5-inci SATA dan diganti dengan slot m.2 PCIe, menurut saya sama sekali bukan kekurangan, malah sebuah kemajuan. Kesemuanya berkolaborasi untuk menghadirkan high frame rate pada panel LCD IPS 1080p 144 Hz, dalam ukuran sasis 357,7 x 147,7 mm.

 

Review MSI GS65 Stealth Thin 8RF - Dimension - Right IO

 

I/O Port yang hadir menurut saya, sudah lebih dari cukup mengingat laptop ini punya ketebalan yang minimalis, “17.9 mm saja.” Sebab harus membuat lubang exhaust di sisi samping, deretan I/O port terutama charging port kurang proposional menurut saya. “Agak ketengah bawah hingga meningkatkan resiko manajemen kabel gaming gear yang buruk.”

 

  • Handling

Desain, Material & Build Quality

 

Review MSI GS65 Stealth Thin 8RF - Material - exhaust

 

Bicara desain, GS65 8RF ini mengalami revolusi signifikan yang artinya hampir di seluruh bagian dirombak. Terutama hadirnya ornamen emas, menggantikan ornamen merah. Garis-garis emas tadi menyambung ke area exhaust dan menjadikan kesan gaming nyaris hilang tergantikan aura elagan. Desain workstation yang mengganti tampilan keycap dan menggusur numpad, dipastikan akibat dimensi sasis yang mengecil. MSI terpaksa membuang numpad ini jika tidak ingin area workstation terlihat absurd.

 

Review MSI GS65 Stealth Thin 8RF - LCD Cover

 

Material soft-touch pada bottom cover yang dihilangkan dan LID LCD yang kini bisa dibuka hingga 180′, saya pribadi tidak berhasil menangkap tujuannya. Karena menurut saya, material soft-touch di versi sebelumnya sangat membantu memblok hawa panas dari sasis juga menambah grip supaya tidak licin. Hal terakhir yang saya suka, tombol power kembali ke posisi normal di atas keyboard.

 

Review MSI GS65 Stealth Thin 8RF - left IO

 

Terkait material dan build quality GS65 ini, tidak saya temukan hal yang spesial. Tetap mengandalkan material aluminnum alloy yang terkenal kuat tapi ringan hingga menjadikan laptop ini menjadi yang paling ringan dibanding kompetitor sejenis. Sayangnya, masih menyisakan flex di beberapa area seperti halnya versi terdahulu.

 

  • Display Panel & Audio

 

Review MSI GS65 Stealth Thin 8RF - LCD

 

Panel 144 Hz juga jadi menu jualan utama GS65 8RF selain CPU baru. Bahkan MSI mengklaim, GS65 adalah laptop gaming bezel-less pertama dengan Panel 144 Hz. Saya juga lupa, duluan mana rilis ke pasar, MSI GS65 ini, atau ROG GL504. Yang saya tahu pasti, posisi webcam GS65 lebih sopan dibanding Aero 15X dan ROG GL504.

 

Baca juga: Review: HP Spectre 13 X360 2018 – Si Cantik yang Ekstra Waspada

 

Akurasi warna cukup baik dan vivid untuk menampilkan konten film maupun bermain game. Tapi untuk anda pecinta game horor dengan banyak scene gelap, panel AUO pada GS65 kurang mampu mendetailkan gradasi warna gelap.

 

Review MSI GS65 Stealth Thin 8RF - bottom case

 

GS65 dibekali sepasang speaker yang dibuat menghadap bawah. Walau terdengar cukup lantang, namun belum bisa menghadirkan nada bass yang noticeable bagi saya. Polesan audio Enhacement dari Nahimic cukup memberi peningkatan power dan efek. Tapi belum masuk kategori, signifikan.

 

  • Workstation

 

Review MSI GS65 Stealth Thin 8RF - Workstation

 

Tombol keyboard dengan ketinggian yang minim pada GS65, dipastikan merupakan hasil hubungan terlarang antara sasis yang tipis dengan desain heatpipe yang masif. Tapi entah mengapa, prediksi saya akan kenikmatan mengetik yang berkurang malah salah besar. Bahkan saya merasa, performa mengetik saya makin baik dengan konfigurasi keyboard MSI GS65 8RF ini.

 

Review MSI GS65 Stealth Thin 8RF - Touchpad

 

Touchpad punya permukaan berbahan plastik dengan finishing mate kesat, yang membuat ujung jari punya sedikit tahanan untuk tak terlalu melebar. Garis emas yang memagari area touchpad, menjadi satu-satunya ornamen elegan jika laptop ini dilihat dari atas. Overall, Touchpad GS65 sama sekali tak mengecewakan. Presisi dan responsif menterjemahkan sentuhan menjadi tracking di layar.

 

  • Performa

 

Review MSI GS65 Stealth Thin 8RF - Time spy - Super Position - CB15

AVG CPU (multi) CB15 @1100 pts / AVG 1080p Ext SuperPosition 3000 pts / AVG Time Spy CPU @5100 pts.

 

Hasil pengujian menyimpulkan, ada sedikit kontrol yang dilakukan MSI hingga i7-8750H bekerja sedikit di bawah kemampuan aslinya. Ini sedikit mengecewakan mengingat saya memfokuskan review kali ini, untuk mencari tahu sejauh apa performa sistem pendingin MSI GS65 Stealth Thin 8RF, menaklukan kebuasan 6 core dalam i7-8750H dan sebuah GTX 1070 Max-Q.

 

  • Sistem pendingin

 

Coolerboost Trinity, nama yang MSI sematkan untuk sistem pendingin pada MSI GS65 Stealth Thin 8RF ini, masih menawarkan 3 buah kipas yang sama dengan seri terdahulu. Namun perubahan dimensi menjadi lebih ringkas sebab penerapan bezel super tipis pada bingkai LCD, tentunya mengakibatkan ruang yang tersedia untuk sistem pendingin semakin berkurang. Tambah lagi, Coffee-Lake punya jumlah core yang 50% lebih banyak dibanding Skylake. Secara teori, sistem prosesor akan lebih cepat mencapai TDP dan jatuh performanya.

 

review msi gs65 stealth thin 8RF - cooling

 

Sebab ruang gerak yang menyusut, mau tidak mau staf ahli MSI harus mencari solusi selain memperbanyak jumlah heatpipe. Pada akhirnya, diputuskan untuk menggunakan kipas dengan desain baling-baling yang lebih tipis. Tepatnya 0,2 mm dengan tujuan memperlebar jarak antar baling-baling. Dengan begitu, penampang baling-baling bisa diperluas dan juga, jumlah baling-baling bisa diperbanyak hingga 47 buah pada setiap poros. Hal ini menjadikan ketiga kipas pada sistem pendingin MSI GS65 Stealth Thin 8RF mampu memberikan tekanan angin yang lebih banyak dan lebih padat pada putaran RPM yang sama. Desain heatpipe juga mendapat pembaruan, yakni dimensinya sedikit lebih lebar. Dengan penampang yang lebih lebar, di atak kertas, panas lebih mudah menyebar.

 

Review MSI GS65 Stealth Thin 8RF - XTU CPU Strest Test with HWI

Suhu i7-8750H mampu di tahan di angka 83’C

 

Tapi dari kontrol yang menjadikan turbo-boost i7-8750H pada GS65 ini tertahan, saya menyimpulkan bahwa MSI ingin memberi ruang yang lebih aman untuk sang CPU berakselerasi. Belum lagi jika pengguna mengaktifkan CoolerBoost. Selama strest test via Intel XTU, HW Info tak menunjukan sesuatu yang bisa membuat pengguna GS65 khawatir.

 

 

review MSI GS65 Stealth Thin 8RF - CB15 10x looping

 

 

  • Power Manajemen

 

Review MSI GS65 Stealth Thin 8RF - PCMArk 8 Battery Acc Half Bright balance per

 

MSI mengklaim, GS65 ini mampu bertahan hingga 8 jam. Secara teori, janji yang tidak terlalu muluk mengingat baterai dalam laptop ini berkapasitas 82 Wh. Hanya sedikit lebih kecil dibanding Gigabyte Aero series dengan 94,25 Wh-nya.

 

Review MSI GS65 Stealth Thin 8RF - Power adaptor

 

Untuk adaptor bawaan, laptop ini membekal adaptor 180 Watt. Tapi yang menarik, ukurannya jauh lebih ringkas dari power adaptor MSI versi sebelumnya. Jika diilustrasikan, hanpir separuh ukuran adaptor lama.

 

  • Kesimpulan

 

Review MSI GS65 Stealth Thin 8RF - left palm rest

 

Bingkai LCD yang tipis, layar dengan resfresh-rate tinggi, bentuk yang dimensi dan bobotnya mirip-mirip, hingga pengalaman gaming yang impresif, sudah saya pernah jumpai pada gaming ultrabook lain.

 

Tapi saya akui, tim ahli MSI telah bekerja sangat keras hingga mampu menghadirkan sistem pendingin yang bisa dikatakan, siap tempur untuk sebuah gaming ultrabook. Bukan berarti menurut saya sistem pendingin gaming ultrabook lain tidak bagus. Namun effort yang sudah dikeluarkan MSI untuk meracik sistem pendingin GS series, lebih meyakinkan saya bahwa ia mampu menawarkan kemampuan disipasi panas, yang belum bisa ditemui tandingannya hingga konten ini dipublikasikan.

 

ROG-Zephyrus-S-vs-MSI-GS65-Stealth-Thin-8RF-3-astig.ph

 

Menyoal harga, itu hal yang subjektif. Nama MSI yang mungkin sekali belum sepopuler Asus ROG, bagi sebagian pihak mungkin belum layak membanderol 39 juta untuk sebuah laptop GTX 1070 Max-Q.

 

Tapi jika kita abaikan poin merek di sini, dan lebih memfokuskan pada alasan ketahanan pakai di komputasi berat, saya sangat merekomendasikan MSI GS65 Stealth Thin 8RF ini sebagai portabel workstation baik untuk kebutuhan gaming maupun profesional.

 

Jika mengetahui ada sebuah produk gaming ultrabook baru, apa ekspektasi kamu? Dan sejauh apa keinginan kamu berinvestasi untuk sebuah produk gaming ultrabook, dengan harga yang tentunya, jauh lebih mahal dari laptop gaming reguler dengan spesifikasi serupa. Kita tunggu komentarnya ya!

[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/6″][/vc_column][/vc_row]