Acer Predator X27 Gaming Monitor – Masih Terlalu Canggih

[vc_row][vc_column width=”1/6″][/vc_column][vc_column width=”2/3″][vc_row_inner][vc_column_inner width=”3/4″][vc_progress_bar values=”%5B%7B%22label%22%3A%22DESIGN%22%2C%22value%22%3A%2270%22%2C%22color%22%3A%22bar_green%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22HANDLING%22%2C%22value%22%3A%2285%22%2C%22color%22%3A%22peacoc%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22PERFORMANCE%22%2C%22value%22%3A%2290%22%2C%22color%22%3A%22bar_red%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22PRICE%22%2C%22value%22%3A%2265%22%2C%22color%22%3A%22chino%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22UNIQUE%22%2C%22value%22%3A%2290%22%2C%22color%22%3A%22vista-blue%22%7D%5D” bgcolor=”custom” options=”striped,animated” css_animation=”rotateIn” bgstyle=”outline” units=”points” custombgcolor=”#81d742″][vc_column_text][yasr_overall_rating][/vc_column_text][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/4″][vc_single_image image=”25961″ img_size=”large” alignment=”center” style=”vc_box_rounded” onclick=”zoom” css_animation=”bounceIn”][/vc_column_inner][/vc_row_inner][vc_empty_space][vc_column_text]

Pasar High end gaming monitor  memang terbilang minoritas. Mungkin hanya para gamer enthusiast yang telah membekal RIG Gaming kelas sultan yang memperhatikan pasar produk ini.

 

Di segmen inilah, LCD monitor Acer Predator X27 mencoba peruntungannya. Menawarkan fitur G-Sync HDR, resolusi 4K dan refresh rate 144 Hz sebagai nilai jual utama. Layakah banderol 36 juta disematkan pada produk ini?

 

  • Desain & Build Quality

 

 

Secara overall, desain monitor Predator X27 ini lebih ke arah Elegan dibanding “Jantan Gaming”. Walau penyematan customable RGB backlight di bagian bawah sasis, tidak benar-benar menghilangkan unsur Gaming pada monitor ini.

 

review predator x27 - design stand

Secara personal, saya lebih prefer konsep desain seperti ini dibanding gaming Look. Sayangnya, bingkai layar belum mengadopsi konsep slim bezel. Namun masih dapat saya mengerti mengingat monitor Predator X27 ini kaya akan fitur terkini yang menuntut sasis kuat untuk menopang semua modul Technology didalamnya.

 

Desain standing yang unik dan kokoh, menambah aura tegas monitor ini juga membuat posisinya mantap terutama untuk setup berdiri. Bahan aluminum-nya mampu menjaga panel tetap tenang tanpa getaran, sekalipun saat pengguna ‘menyiksa’ keyboard saat bermain game, dengan tenaga yang seringkali lepas kendali.

 

review Predator X27 - Skyegrid media - side view

 

Begitupun bodi belakang yang dibuat lebih cembung seolah menambah kuat signatur Curved jika dilihat dari sisi kanan-kiri. Tapi ternyata, lengkungan body belakang ini akhirnya saya ketahui bukan sebagai hiasan semata. Melainkan, untuk menambah ruang gerak sirkulasi udara dalam monitor.

 

Review Predator X27 - design-rear

 

Terkait sistem pendingin, terdapat kipas yang bekerja cukup hening untuk mendinginkan module G-Sync dan modul-modul lain didalamnya. Terdapat Logo Predator di tengah bawah bingkai LCD yang sayangnya, tidak diberi backlight. Mungkin untuk menjaga unsur elegan agar tidak hilang.

 

Predator X27 Gaming Monitor ini memiliki fungsi Tilt position dan height adjustment untuk menyesuaikan posisi paling nyaman bagi penglihatan pengguna. Sayangnya, standing tidak mendukung fungsi rotate, sehingga tidak mendukung mode potrait.

 

Untuk sasis monitor sendiri, Acer menggunakan bahan plastik berkualitas tinggi. Sedangkan untuk permukaan layar, menggunakan hard panel  berkualitas, sehingga tidak menimbulkan efek gelombang ketika disentuh berkat hard panel.

 

Baca juga: Review Microsoft Surface GO – Tablet Windows Mumpuni Pendukung Mobilitas

 

  • Kualitas gambar

 

Di atas bentang 27-inchi, visualisasi 4k dan HDR Predator X27 ini overall sangat baik. Kualitas warna wide color gamut sangat cocok untuk pengguna kelas enthusiast yang kritis terhadap akurasi warna.

 

Pengguna bisa memilih salah satu dari 3 (tiga) preset backlight yakni desktop, gaming, dan hybrid untuk meningkatkan kedalaman warna. Dari beberapa hari penggunaan, untuk Predator X27 ini saya menyarankan untuk tetap menggunakan preset backlight di mode gaming, karena cenderung jauh lebih responsive.

 

Hasil test native didapatkan angka Contract Rasio ada di 800:1. Memang lebih rendah jika dibanding dengan monitor yang menggunakan panel VA. Namun X27 memiliki fitur local dimming aktif yang mampu meningkatkan angka contrast menjadi 1000:1. Sangat berguna saat menyalakan fitur HDR dan menginginkan Black level yang lebih deep.

 

Local dimming dapat berjalan di dua mode, SDR dan HDR. Sangat membantu untuk berbagai jenis penggunaan seperti Movie dan Gaming. Berikut list leve lbrightness yang bisa di capai baik dalam mode SDR maupun HDR.

 

[/vc_column_text][dt_vc_list]

  • SDR Real Scene  : 299 cd/m²
  • SDR Peak 2% Window : 306 cd/m²
  • SDR Peak 10% Window : 301 cd/m²
  • SDR Peak 25% Window : 300 cd/m²
  • SDR Peak 50% Window : 300 cd/m²
  • SDR Peak 100% Window  301 cd/m²
  • SDR Sustained 2% Window : 305 cd/m²
  • SDR Sustained 10% Window : 301 cd/m²
  • SDR Sustained 25% Window : 299 cd/m²
  • SDR Sustained 50% Window : 299 cd/m²
  • SDR Sustained 100% Window : 301 cd/m²

[/dt_vc_list][vc_empty_space][vc_column_text]Pada mode SDR, Peak Brightness yang di hasilkan sangat baik , namun tetap tidak di anjurkan untuk menhadap jendela atau lampu yang langsung menghadap layar.[/vc_column_text][vc_empty_space][dt_vc_list]

  • HDR Real Scene : 1127 cd/m²
  • HDR Peak 2% Window : 1070 cd/m²
  • HDR Peak 10% Window : 1122 cd/m²
  • HDR Peak 25% Window : 856 cd/m²
  • HDR Peak 50% Window : 706 cd/m²
  • HDR Peak 100% Window : 651 cd/m²
  • HDR Sustained 2% Window : 923 cd/m²
  • HDR Sustained 10% Window : 884 cd/m²
  • HDR Sustained 25% Window : 844 cd/m²
  • HDR Sustained 50% Window : 691 cd/m²
  • HDR Sustained 100% Window : 637 cd/m²

[/dt_vc_list][vc_empty_space][vc_column_text]Di mode HDR, unit review Predator X27 ini menunjukan taringnya. Terdeteksi, peak brightness nya dapat mencapai angka yang tinggi sehingga membuatnya mampu memvisualisasikan konten-konten HDR yang dramatis. Dan nilai ini lebih tinggi dari rata-rata LED TV 4K HDR.

 

Warna ada Predator X27 dapat di katakan sangat baik. Akan lebih sempurna andai saja factory setting-nya, bisa lebih dioptimalkan. Sehingga pengguna tak perlu lagi melakukan penyesuaian untuk dapat hasil yang akurat dan baik. Berikut adalah nilai dalam seting bawaan pabrik.

 

  • Picture Mode : Standard
  • Luminance : 276 cd/m²
  • Luminance Settings : 240
  • Contrast Setting : 50
  • RGB controls : 50-50-50

 

Memang, pendapat pengguna pasti bervariasi sesuai dengan kebutuhannya juga. Tapi jika kamu belum menemukan seting yang pas, mungkin bisa menggunakan seting seperti yang tim Skyegrid Media gunakan berikut:

 

  • Picture Mode : User
  • Luminance  : 150 cd/m²
  • Luminance Settings : 125
  • Contrast Setting : 50
  • RGB Controls : 39-37-50

 

Dengan sedikit adjustment di atas, unit review Predator X27 yang datang ke lab Skyegrid dapat menampilkan warna dan gamma yang jauh lebih balance, pada Color Temperature target di 6500K.

 

Tim Skyegrid Media juga melakukan kalibrasi ulang pada unit review Predator X27 gaming monitor ini. Dan setelah dikalibrasi, didapatkan hasil nilai SRGB 95% dan Adobe RGB 98%. Angka ini menjamin unit review Predator X27 cocok untuk kondisi apapun.

 

Walaupun mendukung Refresh rate hingga 144hz (OC), kami tetap menyarankan kamu berjalan di refresh rate 120hz yang merupakan kemampuan native-nya. Sekalipun sudah menggunakan Display port 1.4, color depth maksimal hanya di angka 8 bit jika menggunakan mode 4K – 144 hz.

 

Lagipula, mode 120hz sudah lebih dari cukup untuk kemampuan GPU saat ini. Sebab, untuk memainkan game diresolusi 4K – 144 hz, RTX 2080TI pun belum mumpuni.

 

Refresh Rate :

 

Berbicara Refresh Rate merupakan keharusan dari produk-produk monitor gaming semacam Predator X27 ini. Karena X27 mendukung Native Refresh Rate 120 hz di resolusi 4K, dapat di Factory Overclock sampai 144 hz, serta mendukung Variable Refreash Rate Gsync. Yang berarti, Gamer dapat menikmati tampilan 4K bersama HDR serta menggunakan GPU Nvidia dalam mode Gsync ultimate.

 

Monitor ini memerlukan Display Port 1.4 yang memang wajib untuk menampilkan visualisasi 4k dalam refresh rate tinggi. Jangan coba-coba menggunakan DP 1.2 karena anda akan mengalami Flicker dan penurunan FPS saat bermain, sebab bandwith yang kurang.

 

Input Lag:

 

Input lag Predator X27 cukup baik, terutama saat membandingkannya dengnan monitor gaming 4K lain. Dengan input lag yang di atas rata-rata, terutama di resolusi 4K, menjadikan Predator X27 masih sangat nyaman saat digunakan di game-game FPS. Namun, untuk kebutuhan kompetitif seperti pertandingan Esport, lagi-lagi bukan target pengguna produk ini. Berikut informasi terkait input channel X27.

 

  • Native Resolution : 12.3 ms
  • Native Resolution @ 60 Hz : 20.4 ms
  • Variable Refresh Rate  : 13.5 ms (Gsync)
  • DisplayPort : 1 (DP 1.4)
  • Mini DisplayPort : No
  • HDMI : 1 (HDMI 2.0)
  • DVI : No
  • VGA : No
  • DisplayPort Out : No
  • USB : 4 (USB 3.0)
  • USB C : No
  • Analog Audio Out 3.5mm : 1

 

Predator X27 hanya menyediakan 2 mode HDMI dan DP. Untuk performa penuh 4K – 144 hz dan G-Sync aktif, jelas kamu wajib menggunakan DisplayPort. Sedangkan HDMI 2.0 yang hanya terbatas di 60hz, masih oke jika di sandingkan dengan PS4 pro atau Xbox one X.

 

  • Kesimpulan

 

Monitor gaming Predator X27 bisa dikatakan sangat powerfull dari berbagai aspek. Namun perlu di ingat, produk ini membutuhkan paduan PC dengan spesifikasi sultan terutama di sisi GPU-nya. Bahkan RTX 2080 Ti belum mampu mengeluarkan kemampuan maksimal produk ini.

 

Jika kamu memang berencana mencari LCD monitor dengan kemampuan terbaik saat ini, sebagai investasi hingga 4 atau 5 tahun kedepan, Predator X27 adalah pilihan teratas yang saya sarankan.

[/vc_column_text][vc_empty_space][/vc_column][vc_column width=”1/6″][/vc_column][/vc_row]