Review TUF Gaming FX505DU – Masih kurang Mesra!

Review TUF Gaming FX505DU – Masih kurang Mesra!

Setelah sekian lama para pengguna laptop ‘dipaksa’ menggunakan solusi dari tim biru, akhirnya saat ini alternatif yang ‘nampak’nya bisa diharapkan, hadir dari kubu merah. Pertanyaannya, mampukah prosesor buatan AMD dalam unit review TUF Gaming FX505DU — yang kali ini unggul dengan fabrikasi 12 nm, menjadi alternatif di platform laptop gaming?

Asus TUF Gaming FX505DU - Overview
Sisi bawah bingkai LCD masih cukup tebal, membuat sasis laptop ini cenderung lebih kotak.
  • Material pendukung MIL-810G

Bagaimana material plastik lulus uji MIL-810G?

Asus TUF Gaming FX505DU - LID Cover
Saat ini, pilihan warna yang tersedia untuk 505DU hanya Gun Metal ini saja. Tambahan info, material cover LCD 100% Polymer

Sebelum itu, saya akan sedikit mengomentari tentang kualitas material untuk menjawab banyak pertanyaan dari netizen tentang “benarkah laptop ini tahan banting”? Sedangkan untuk desain, silakan pandangi seluruh foto diartikel ini sampai habis, dan berikan kesimpulan masing – masing ya.

Asus TUF Gaming FX505DU - Lay down

Fakta pertama, material didominasi polymer (sejenis plastik) dikombinasi dengan dua (2) jenis tekstur. Gun Metal untuk cover LCD, dan brushed aluminum untuk panel workstation. Saya juga mengapresiasi permukaan panel bottom-case, yang ditambahkan teksur dot-matrix yang menjadikannya tidak licin saat dipindah – pindahkan.

Asus TUF Gamaing FX505DU - Material
Teksturnya sih cukup menyerupai potongan logam, tapi percayalah, ini plastik.

Sejujurnya, saya cukup kaget jika saja tidak menyentuhnya secara langsung. Menurut saya, overall sasis FX505 ini terasa ringkih. Agak sulit dipercaya bahwa sasis laptop ini punya kemampuan menahan benturan saat uji coba untuk mendapatkan sertifikat MIL-810G. Fakta ini membuat saya memilih memperlakukan laptop ini seperti laptop lain.

Asus-TUF-Gaming-FX505DU - inside Bottom case
Apakah karena terdapat banyak pilar penyangga lubang masuk udara dikurangi.

Saya sendiri melihat, ada sedikit modifikasi pada bagian bottom-case bagian dalam yang menjadikan motherboard dan komponen lain tertopang dengan lebih sempurna. Tapi sesimpel itukah? seharusnya sih lebih rumit dari ini. Contohnya, Asus seperti mengorbankan dimensi lubang masuk udara segar dari permukaan bottom-case.

Asus TUF Gaming FX505DU - Workstation 2

Saat saya coba berpindah ke papan keyboard, dan melakukan tekanan di beberapa titik. Hasilnya, flex memang masih terasa, tapi menurut saya minim sekali. Agaknya, solusi ini akan jadi standar baru untuk lini TUF Gaming, dan mungkin beberapa lini produk laptop lainnya.

  • Display Panel
Asus TUF Gaming FX505DU - LCD Panel quality
Panel FX505DU di bawah sinar matahari langsung

Kedua, saya ingin mengomentari perihal kualitas panel LCD yang pada seri ini sudah diperbaiki. Saat ini, kamu sudah bisa merasakan fitur sebuah panel IPS buatan SHARP dengan kode LM156LF-GL. Walau berlapis matte, brightness panel ini masih terlihat super walau hanya punya level 200 nits.

Asus TUF Gaming FX505DU - LCD Comparison

Untuk range warna memang terbilang pas – pas-an. Masih bermain di angka 60-an% sRGB. Tapi black-level yang kamu dapat tergolong cukup membantu untuk mengakomodasi game atau film yang didominasi scene – scene gelap.

  • Workstation
Asus TUF Gaming FX505DU - Workstation 2
Desktop layout

Tombol arah bukan satu – satunya yang membuat bentuk layout dan pengalaman mengetik pada laptop ini kurang nyaman. Sebagai pengguna yang hampir 10 tahun tidak menggunakan desktop, saya dan mungkin juga beberapa dari kamu, akan merasa sedikit kikuk akan posisi tombol Esc dan F1 yang terpisah agak jauh.

Baca juga: Asus Vivobook Pro F560UD

Kali ini, TUF FX series juga sudah menawarkan RGB backlight pada papan keyboard. Sesuatu yang merupakan pertimbangan penting oleh sebagian besar calon pengguna yang besar di era RGB. Lebih dari itu, nampaknya belum akan kamu dapatkan pada seri ini. Sebut saja Anti-Ghosting, atau customable macro key.

Touchpad yang dihadirkan menurut saya, ya hanya untuk sekedar ada. Dari build quality dan fungsionalitasnya, saya tidak melihat sebuah investasi yang menarik. Tambah lagi, permukaan yang berisik tiap kali diketuk, dengan tenaga ringan sekalipun. Tapi tenang, touchpad FX550DU ini tetap mendukung Windows Precission driver kok. Jadi jikalaupun kamu terpaksa menggunakan touchpad, masih ada fitur yang meringankan jari – jari kamu.

  • Opsi upgrade

Terdapat dua (2) slot RAM yang bisa kamu pasang total 32 GB memory DDR 4 pada FX505DU ini. Sedangkan untuk storage, secara default Asus menancapkan sekeping PCIe SSD 512 GB dan meninggalkan slot SATA 2,5 inch nya kosong. Jelas, memilih SSD daripada HDD untuk alasan durabilitas karena HDD sangat rentan pada guncangan.

  • Performa

Ryzen 7 3750H - x264 bENCH 2

Yang paling banyak ditanyakan sejak laptop ini dirilis adalah, apakah Nvidia GTX 1660 Ti ini mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya kala bekerja sama dengan AMD Ryzen 7 3750H? Jawabannya bisa kamu simak pada tabel berikut.

Ryzen 7 3750H Performance comparison

Pada tabel terlihat, performa GTX 1660 Ti secara individual memang mendekati performa individual GTX 1070 Max-Q. Tapi sayangnya, performa gabungan kedua chip berbeda syariat ini saat menjalankan sistem, malah terlihat lebih rendah dibanding FX505DY, yang hanya mengandalkan Ryzen 5 3350H plus Radeon RX550. Terlihat sekali jikalau AMD Ryzen 7-3750H dari si merah dan GTX 1660 Ti dari si hijau pada FX550DU ini masih kurang mesra.

  • Sistem pendingin HyperCool Technology
FX505DU - Cooling System
Plat tembaga pada VRAM GPU yang dimensinya cukup besar, menandakan Asus menaruh perhatian besar pada panas yang dilepas oleh GDDR6 pada GTX 1660 Ti ini.
Asus TUF Gaming FX505DU - right side
Versi terbaru mendapat tambahan exhaust di sisi kanan yang sayangnya, menimbulkan masalah baru yakni, hawa panas yang menyerang tangan pengguna.

Lalu bagaimana tentang panas yang dilepas oleh kedua chip berbeda alam ini? Saya hampir bisa pastikan, sistem pendingin laptop ini berfungsi sangat baik hingga mampu menahan beban dari Ryzen 7-3750H dan GTX 1660 Ti dalam unit review TUF Gaming FX505DU ini. Tak saya temukan thermal throtling maupun power limit throttling selama melakukan benchmarking pada laptop ini.

FX505DU - Exhaust

Jika diperhatikan, putaran kipas yang didedikasikan untuk GPU, seringkali berputar jauh lebih kencang sekalipun aplikasi yang sedang berjalan masuk kategori CPU intensif. Hasilnya, di setiap benchmark maupun game yang saya jalankan, temperatur GTX 1660 Ti masih cukup bersahabat di angka 80 hingga 87’C.

Manajemen daya

Melalui pantauan HW Info yang saya gunakan, CPU AMD Ryzen 7 3750H dalam unit review TUF Gaming FX505DU sendiri mengkonsumsi daya kisaran 8,5 watt saat digunakan untuk penggunaan browsing dan office standar (25% CPU Usage). Atau kurang lebih 30 hingga 35 watt saat full load. Sedangkan GTX 1660 Ti mengkonsumsi maksimal 82 Watt saat menjalankan game yang memaksanya berlari dalam kapasitas penuh.

Unit review TUF Gaming FX505DU ini, dipadukan dengan sebuah power adapter berkapasitas 180 Watt yang seharusnya lebih dari cukup untuk membuang kemungkinan power limit throttling.

  • Kesimpulan

Jadi, apakah saya merekomendasikan laptop ini?

FX505DU - Comparisson

Dari desain dan materialnya, produk ini memang tidak akan banyak menolong kamu stand-up saat ber-LAN PARTY bersama teman. Kualitas warna pada LCD juga agaknya akan memaksa kamu mem-Preview hasil editan di monitor lain yang punya range warna lebih tinggi.

FX505DU - IO Colection

Tapi sekalipun TUF Gaming FX505DU menawarkan ketahanan dan kenyamanan pakai yang baik dengan military grade dan sasis yang mendekati laptop 14 inchi, kapasitas baterai dalam laptop ini terbilang kecil untuk sebuah laptop 15 inch. Jadi, pastikan baterai selalu dalam keadaan penuh saat keluar rumah.

FX505DU - Speaker hole
Kualitas speaker amat sangat biasa. Tidak akan bisa kamu notice nada bass.

Terkait performa, memang masih dikategori 3D menengah. Sebagai informasi, performa GTX 1660 Ti dengan GDDR6-nya, mampu mendekati GTX 1070 Max-Q di beberapa skenario komputasi. Laptop GTX 1070 Max-Q sendiri masih banyak dijajakan di rentang harga 30 juta + saat ini. Karena itulah, untuk harga 16 jutaan, uang yang kamu keluarkan lebih dari sesuai untuk spesifikasi laptop ini.

Jika tak terlalu membutuhkan kemampuan olah grafis setinggi GTX 1660 Ti ini, masih ada opsi yang lebih terjangkau yakni 505DD (R5-3350H + GTX 1050 3GB GDDR5) diharga 10,3 juta. Lalu dua (2) SKU 505DT (R5-3350H/R7-3750H + GTX 1650 4 GB GDDR5) masing – masing di 12,3 dan 14,3 juta. Dan terakhir ada 505DY (R5-3350H + Radeon RX 560 4 GB) di 11,7 juta. Toh dari sisi sasis dan fitur, tidak ada bedanya.

Sebagai tambahan informasi, Tidak semua SKU TUF Gaming menggunakan panel 120 Hz. Hanya 505DT dan 505DU saja yang mendapatkan panel 120 Hz. Jadi pastikan kamu benar – benar membutuhkan performa setinggi ini, atau berniat investasi untuk jangka panjang, jika memutuskan memilih seri tertinggi ini. Punya pendapat lain? Komentarnya saya tunggu ya.

rifanfernando

leave a comment

Create Account



Log In Your Account