Review HP Pavilion Gaming 15 2019

Review HP Pavilion Gaming 15 2019

Apa yang berbeda dari produk laptop kelas mainstream performance HP kali ini? Nah, mari cari tahu lewat unit review HP Pavilion Gaming 15 2019 yang datang ke lab Skyegrid Media berikut.

Check it out!

  • Spesifikasi, Harga dan Opsi Upgrade

LCD

Unit review HP Pavilion Gaming 15 2019 yang saya terima, nampaknya merupakan SKU paling basic dari jajaran Pavilion gaming 15 2019. Menawarkan prosesor i7-9750H dan Geforce GTX 1650, posisi produk ini jelas menggantikan produk dengan GTX 1050 tahun sebelumnya. Sebab, sampai artikel ini tayang, belum ada informasi akan tersedia SKU dengan Intel Core i5, ataupun AMD di lini laptop ini.

Spesifikasi lengkap, kamu bisa mendownload laporan lengkap AIDA 64 di sini (download lalu buka di browser).

Harga yang ditawarkan yakni 13,999 juta rupiah, akan menjadi daya tarik produk ini baik untuk mereka yang baru berniat membeli laptop, maupun mereka yang sudah memiliki. Bahkan, dengan konsep desain yang lebih agresif, saya memprediksi akan terjadi gelombang auto-khilaf untuk pengguna yang sudah memiliki laptop gaming sekalipun.

Sejak mengenal Nitro 5 dengan dua buah slot m.2 nya, standar saya untuk menilai opsi upgrade sebuah notebook, sedikit berubah. Meski begitu, opsi upgrade yang ditawarkan HP Pavilion Gaming ini sudah cukup baik, sebab masih menawarkan HDD 2,5-inch yang absen pada produk TUF Gaming.

  • Handling – Lebih ringkas, ringan, dan rigid 
Logo HP di Pavilion Gaming 15 2019
Tidak seperti Omen, Pavilion Gaming masih menyematkan branding HP

Prediksi saya, sisi Handling termasuk dalam salah satu hal yang berpeluang menjadi pemicu gelombang auto-khilaf para pencari laptop, menjadikan HP Pavilion Gaming 15 2019 ini sebagai daily driver baru.

Desain dan dimensi

Review HP Pavilion Gaming 15 2019
Desain Exhaust menegaskan aura gaming pada seri Pavilion yang satu ini

Tahun ini konsep desain Pavilion Gaming 15 sepintas terlihat tidak berubah dibanding tahun sebelumnya, yang menawarkan Core i generasi ke-8 dan GTX 10 series. Namun jika diperhatikan seksama, HP melakukan facelift di beberapa area mulai dari lubang masuk udara di atas keyboard, desain exhaust belakang, juga desain bottom case.

Review HP Pavilion Gaming 15 2019
Bukan yang paling tipis ringan, tapi tetap ringkas untuk bekerja dimanapun

Nah, jika menilik dimensi keseluruhan, ternyata seri terbaru ini pun mendapat penyesuaian walau tidak signifikan. Panjang menjadi 360 mm dari 366 mm, tebal menjadi 23,4 mm dari 25,4 mm. Hanya lebarnya saja sedikit membengkak dari 254 mm menjadi 256 mm.

Untuk bobotnya sendiri, seri 2019 ini sedikit lebih berat dari yang semula 2,3 KG, kini naik menjadi 2,4 KG saja.

Material

Material HP Pavilion Gaming 2019

Pavilion yang masuk kelas mainstream, harus sedikit mendapat penyesuaian,-salah satunya di sisi material. Tidak seperti seri Omen yang hadir berotot dengan material aluminum anodized, pengguna Pavilion Gaming 15 harus puas dengan material plastik. Tapi tidak seluruh sasis berbahan plastik juga. Cover LCD contohnya, menggunakan material aluminum.

Hampir seluruh area sasis terasa solid, hanya bagian palm-rest kanan saja yang sepertinya punya celah kosong hingga terlihat sekali agak ‘amblas’, saat saya berikan tekanan sedikit keras.

HP coba memberi kesan clean-look untuk Pavilion Gaming baru mereka ini dengan memberi finishing black matte hampir di seluruh sasis. Sayangnya, kurang berhasil membuat permukaan sasis tahan terhadap minyak atau jejak sidik jari.

Workstation

Workstation HP Pavilion Gaming

Dengan sasis yang lebih ringkas, tentu area yang bisa digunakan untuk membentuk sebuah workstation, juga menyusut. Untuk papan keyboard, ukuran panjang x lebarnya mungkin masih terlihat proposional – Tapi tidak dengan touchpadnya. Di seri bisnis seperti Spectre, mungkin bentuk memanjang seperti ini masih bisa diterima. Tapi untuk sebuah laptop gaming, menurut saya kurang lumrah.

Key travel Pavilion gaming 15

Tombol – tombol (KeyCap) pada papan keyboard HP Pavilion Gaming 15 sendiri punya dimensi 15 x 15 mm dan key-travel medium yang proposional. Secara keseluruhan, keyboard punya keseimbangan yang baik untuk digunakan sebagai PC kantor, maupun bermain game. Hanya saja, masih belum masuk kategori silent.

IO port Laptop gaming HP

Seperti Nitro 5, Pavilion Gaming 15 belum menawarkan backlight keyboard RGB. Tapi baluran warna hijau pekat di keempat sisi tombol keyboard, akan membuat kamu merasa cukup dan melupakan RGB. Percaya deh. Kalau yang pernah liat laptop Razer, pasti setuju.

Ada dua (2) tingkatan iluminasi untuk menyesuaikan sinar dari papan keyboard dengan mata kita. Namun, tidak ada aplikasi khusus yang memungkinkan pengguna mengatur durasi auto-off untuk backlight keyboard.

  • Fitur

Pavilion gaming 15 2019 datang tanpa fitur Dashboard Monitoring, yang umumnya sepaket dengan sebuah laptop gaming. Ini membuat Pavilion gaming langusng ready-to-play, tanpa memberi berbagai opsi seting yang mungkin tidak semuanya bermanfaat.

Tapi saya akui, beberapa utility seperti network manager, tidak ada salahnya dibenamkan untuk menambah kenyamanan pengguna, terutama gamer yang bergantung pada koneksi internet. Yah. plus minus lah.

Terkait sistem, hanya terdapat utility bernama HP CoolSense, yang jika diaktifkan, secara otomatis mendeteksi habit komputasi pengguna. Untuk kemudian, menyesuaikan kemampuan sistem pendingin, agar komponen dan permukaan workstation, tetap dalam keadaan nyaman. Saya sarankan, selalu biarkan fitur ini ON untuk kesehatan komponen.

Sedangkan terkait multimedia, pengguna bisa sedikit memoles suara yang keluar dengan B&O Audio control bawaan. Akan terasa sekali dampaknya terutama jika menggunakan Headphone. Namun sayang, walau sudah dipaksa dengan preset equalizer yang tersedia, speaker bawaan-nya tetap tidak bisa dikatakan ‘detail’.

Baca juga: 5 Laptop Gaming Core i5 Coffee-Lake Terbaik – Mana yang Cocok buat Kamu?

  • Performa

Performa HP Pavilion Gaming 15 2019 - 1

Seperti biasa, setelah benchmarking menggunakan PCMark 8 dan PCMark 10, saya mencari pembanding di database Futuremark. Hasilnya, secara skor, bisa dibilang HP Pavilion ini juara. Dengan RAM hanya 8 GB, itupun single channel, skor akhirnya menyentuh 3,906 di PCMark 8 Home Conventional. Di mana skor ini hanya diungguli oleh notebook lain dengan RAM 16 GB. Performa SSD Samsung PM981, tentu saja, yang menjadikan performa overall Pavilion Gaming 15 2019 ini berkilau.

Game test HP Pavilion Gaming 15 2019

Untuk gaming, saya memilih menggunakan benchmark dalam game Rise of the Tomb Raider (High), untuk melihat konsistensi performa i7-9750H dan GTX 1650 dalam unit review HP Pavilion Gaming 15 2019 ini. Hasilnya, CPU clock stabil di 4 GHz all core di temperatur 88’C dengan rata – rata 47 FPS.

  • Manajemen Daya
Adaptor laptop kini makin ringkas
Power adaptor seri Pavilion Gaming yang ringkas

Kapasitas power adaptor sebesar 150 Watt yang datang bersama unit review HP Pavilion Gaming 15 2019 ini secara teori sangat cukup. Namun yang menjadikannya menarik adalah dimensinya yang ringkas. HP benar – benar memikirkan sisi portabilitas dengan sangat baik, hingga ke bagian pendukung seperti power adaptor ini.

Durasi baterai HP Pavilion Gaming

Intel core i7-9750H pada laptop ini terbaca menyedot daya sekitar 15 watt saat idle, 26 Watt saat kerja ringan plus streaming Youtube, dan 35 watt saat full load. Sedangkan GTX 1650 – nya mengkonsumsi 0 hingga 6,5 watt saat idle dan kerja office, dan 90 watt saat full-load.

Kapasitas baterai Pav Gaming 15 2019

Kapasitas baterai mendapat penyesuaian dari 70 Wh menjadi 52,5 Wh akibat perubahan layout motherboard. Pengujian dengan memutar film (MP4 – 1080p) menggunakan VLC, memperlihatkan durasi pakai baterai pada Pavilion Gaming 15 2019 ini mampu bertahan hingga 2 jam 04 menit. Sedang lewat PCMark 8 Home Accelerated Battery test, mencetak durasi 1 jam 28 menit. Lumayan lah.

  • Sistem Pendingin

HP me-revisi desain sistem pendingin pada Pavilion Gaming edisi 2019 ini dengan menambahkan lebih banyak lempengan tembaga. Terlihat area disekitar kipas kini dipenuhi heatsink yang pastinya bisa membantu menyerap panas.  Mungkin hal ini yang menyebabkan bobot Pavilion Gaming 15 versi 2019 sedikit lebih berat dari edisi 2018.

Upgrade pada sistem pendingin yang tergolong masif inipun, ternyata masih pas – pas an menjaga stabilitas temperatur si CPU dan GPU. Tapi untuk penggunaan kelas berat dengan durasi yang tidak terlalu ektrim, saya bisa pastikan sistem pendingin pada Pavilion Gaming 15 versi 2019 ini masih sangat mumpuni. CPU masih bertahan di angka 90 dan GPU di angka 76′ Celcius.

  • Unique

[dt_highlight color=”” text_color=”” bg_color=””]HP Pavilion Gaming 15 2019 ini tak hanya menawarkan upgrade spesifikasi yang lebih baru, tapi juga pembaruan dari sisi kosmetik.[/dt_highlight]

Keyboard HP Pavilion Gaming 15
Masih menyertakan numpad dengan dimensi keycap yang proposional

Dengan harga yang hanya terpaut sedikit lebih mahal jika dibandingkan dengan laptop gaming tahun lalu berspesifikasi Intel core i7 generasi ke-8, kamu akan mendapatkan banyak sekali benefit, jika memilih HP Pavilion Gaming 15 versi 2019 ini.

Terkait spesifikasi, SSD dan panel BOE yang ditawarkan juga punya kualitas yang sangat baik, sedikit di atas rata – rata kualitas SSD dan layar yang biasa di tawarkan produk sekelas.

Review-HP-Pavilion-Gaming-15-2019 - Feat-Image

Saya sendiri mendapat pengalaman yang cukup baik selama dua minggu menggunakan laptop ini sebagai daily driver. Cukup aktifkan ThrottleStop untuk sedikit mengontrol keganasan Intel Core i7-9750H, laptop ini saya bisa bilang, sangat cocok untuk jenis komputasi apapun.

rifanfernando

leave a comment

Create Account



Log In Your Account