Review ASUS ExpertBook B9450 – Fitur Mahal untuk Patahkan Mitos

[vc_row][vc_column width=”1/6″][/vc_column][vc_column width=”2/3″][vc_row_inner][vc_column_inner width=”3/4″][vc_progress_bar values=”%5B%7B%22label%22%3A%22DESIGN%22%2C%22value%22%3A%2280%22%2C%22color%22%3A%22bar_green%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22HANDLING%22%2C%22value%22%3A%2295%22%2C%22color%22%3A%22peacoc%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22PERFORMANCE%22%2C%22value%22%3A%2270%22%2C%22color%22%3A%22bar_red%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22PRICE%22%2C%22value%22%3A%2265%22%2C%22color%22%3A%22chino%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22UNIQUE%22%2C%22value%22%3A%2290%22%2C%22color%22%3A%22vista-blue%22%7D%5D” bgcolor=”custom” options=”striped,animated” css_animation=”rotateIn” bgstyle=”outline” units=”points” custombgcolor=”#81d742″][vc_empty_space height=”16px”][vc_column_text][yasr_overall_rating][/vc_column_text][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/4″][vc_single_image source=”external_link” external_img_size=”200×100″ alignment=”center” onclick=”zoom” css_animation=”bounceIn” custom_src=”https://media.skyegrid.id/wp-content/uploads/2018/12/SCORE-BOARD-8.jpg”][/vc_column_inner][/vc_row_inner][vc_empty_space][vc_column_text]Yang terbaru dari ASUS kali ini adalah sebuah produk laptop bisnis 14 inch yang diklaim merupakan yang teringan di dunia. Mari kita buktikan lewat unit review ASUS ExpertBook B9450 yang datang ke Skyegrid Media kali ini.

 

Review ASUS ExpertBook B9450 - Design 1

 

Laptop bisnis sudah pasti punya pendekatan yang berbeda dalam menarik perhatian calon penggunanya. Cara-cara elegan, yang jauh berbeda dengan pendekatan yang dilakukan produk consumer kelas mainstream. Nah, yang dilakukan ASUS kali ini adalah menciptakan sebuah produk yang punya fitur ‘mahal’ namun terbukti mampu mematahkan beberapa mitos yang berlaku di produk laptop kelas mainstream,- bahkan hingga saat ini.

 

Sambil mencari tahu mitos apa saja yang dipatahkan ASUS lewat ExpertBook B9450 kali ini, saya juga menemukan hal–hal baru yang ditawarkan laptop ini, dan belum pernah saya temukan di laptop lain.

 

[dt_highlight color=”” text_color=”” bg_color=””]Disain & Material[/dt_highlight]

 

Contoh laptop tipis untuk profesional

 

Pertama menyentuh laptop ini, jujur sedikit kurang puas dengan finishing yang membentuk tekstur matte. Menurut saya akan lebih elegan jika pakai finishing silky. Tapi hal seperti ini tergantung preferensi pastinya.

 

Tapi jujur sih, saat angkat pertama kali, agak shock juga. Ni laptop terasa sekali ringannya. Nah, di sini saya baru sadar, mungkin tekstur matte ditujukan untuk membantu menambah grip, karena laptop ini rawan sekali jatuh sangking entengnya.

 

  • 94% Screen-to-Body Ratio

 

Laptop bisnis 14 inch teringan di dunia 2020

 

Kalau kamu sudah membaca review Asus Zenbook S13 UX392 kita di sini, pasti punya asumsi sama dengan saya bahwasan-nya, ExpertBook B9450 ini merupakan turunan dari Zenbook S13 tersebut. Hanya saja, kini hadir dengan tampang yang lebih profesional.

 

contoh webcam dengan shield fisik

IR webcam + 4 Far Field with noise canceling Microphone dalam posisi normal

 

Memang, secara angka, B9450 ini screen-to-body ratio nya hanya 94%, masih dibawah Zenbook S13 yang mencapai 97%. Hal ini dikarenakan perubahan desain bingkai LCD yang pada B9 kali ini, lebih terlihat formal. Sedang desain bingkai Zenbook S13, punya potensi menjadi batu sandungan yang tidak semua orang suka konsepnya.

 

  • Magnesium Lithium – Rahasia dibalik 870 Gram

 

[ultimate_info_table design_style=”design06″ color_scheme=”green” package_heading=”Magnesium Lithium” package_sub_heading=”VS Alumunium VS Carbon”]

Aluminum

alloy

Magnesium Alloy Magnesium lithium Carbon
Density (g/cm3)

Smaller number is better

2.69 1.81 1.51 1.05
Tensile strength

(kg/cm^2)

At thin 0.8mm condition ; Larger number is better

290 274 377 369
Elongation (%)

Measure the ductility of a material ; Larger number is better

16 3 45 13

[/ultimate_info_table]

Magnesium lithium pertama kali diperkenalkan secara masal Oktober 2016, dan merupakan hasil penelitian tim ahli bahan dari Universitas New South Wales dan Monash University, Australia.

 

Magnesium lithium-Alloy punya kepadatan (density) hanya 1,51g/cm³,- atau hampir separuh dari material aluminium yang punya kepadatan 2,69g/cm³. Bisa langsung dihitung, seberapa besar pengurangan bobot yang ditawarkan Magnesium lithium, dibanding aluminium.

 

Selain lebih ringan hampir 40%, material ini juga punya kontur 38% lebih kuat dibanding Aluminium. setiap cm persegi dari Magnesium Lithium, mampu menahan beban hingga 377 kg. Sebagai info, material carbon ada di angka 369 kg.

 

Tingginya kandungan karbonat pada lapisan film yang terbentuk dari perpaduan Magnesium dan Lithium, menjadikan material ini tahan terhadap korosi yang disebabkan oleh proses oksidasi udara. Tapi ada hal yang jadi bikin ngeri sih. Dari luar keliatan masih kinclong, gak taunya motherboard korosi duluan. Semoga ngga lah ya..

 

Bobot lebih ringan, kontur lebih kuat, dan tahan terhadap korosi, jadi alasan utama material Magnesium Lithium banyak digunakan di industri Aerospace. Material ini jadi salah satu fitur mahal yang terbukti mematahkan mitos laptop ringan itu ringkih.

 

[dt_highlight color=”” text_color=”” bg_color=””]Spesifikasi & Harga[/dt_highlight]

 

[ultimate_info_table design_style=”design05″ color_scheme=”green” package_heading=”ASUS” package_sub_heading=”ExpertBook B9450″]

Main Spec. ASUS ExpertBook B9450
CPU Intel® Core™ i5-10210U Processor 1.6 GHz (6M Cache, up to 4.2 GHz)

Intel® Core™ i7-10510U Processor 1.8 GHz (8M Cache, up to 4.9 GHz)

Operating System Windows 10 Pro

Windows Home Solution

Memory 8GB / 16GB 2133MHz LPDDR3 onboard (dual channel support)
Storage Dual M.2 NVMe PCIe® 3.0 x4

512GB / 1TB SSD (up to dual 1TB)

Display 14.0″ (16:9) LED backlit FHD (1920×1080) Anti-Glare, 100% sRGB, 300 nits
Graphics Intel UHD Graphics 620
Input/Output 2x Thunderbolt™ 3 Type-C, 1x USB 3.2 (Gen1) Type-A, 1x HDMI, 1 x RJ45 LAN via micro HDMI port, 1x Audio Jack, 1 x Kensington® lock slot
Camera 720p HD camera with microphone; IR camera with Windows Hello Support
Connectivity Wi-Fi 6 (802.11ax), Bluetooth 5.0
Audio 2 Integrated stereo speakers certified by harman/ kardon, Array microphone with Cortana, Quad 360° far-field microphones (support noise cancellation)
Battery 2 -Cell 33Wh/4 -Cell 66Wh lithium-polymer long life rechargeable battery
Security Trusted Platform Module TPM 2.0 embedded security chip, Windows Hello with facial recognition software, fingerprint sensor, webcam shield, kensington lock slot, ASUS Business Manager with secure drive setting and lock control to USB storage devices
Dimension 32.0(W) x 20.2(D) x 1.49(H) cm
Weight 0.870kg (33Wh battery) / 0.995kg (66Wh battery)
Colors Star Black
Price Rp27.499.000 (Core i5, 512GB SSD, 8GB RAM, 33Whr battery, Win 10 Home)

Rp28.499.000 (Core i5, 512GB SSD, 16GB RAM, 66Whr battery, Win 10 Home)

Rp30.999.000 (Core i5, 512GB SSD, 16GB RAM, 66Whr Battery, Win 10 Pro)

Rp32.499.000 (Core i7, 1TB SSD, 16GB RAM, 66Whr battery, Win 10 Home)

Rp34.999.000 (Core i7, 1TB SSD, 16GB RAM, 66Whr Battery, Win 10 Pro)

Rp36.999.000 (Core i7, 2x1TB SSD, 16GB RAM, 66Whr Battery, Win 10 Pro)

Warranty 3 tahun layanan garansi di tempat

[/ultimate_info_table]

 

Dengan target hidup tanpa battery hingga 24 jam, ASUS tentu sangat selektif memilih komponen. i7-10510 menjadi andalan utama karena menawarkan base-clock yang cukup rendah, namun tetap bisa floating cukup tinggi hingga 4,9GHz saat dibutuhkan. Tentu jika aplikasi yang banyak digunakan masuk kategori Office, CPU tidak akan sering bekerja full-load.

 

Review ASUS ExpertBook B9450 - Disassembly 1

 

Sasisnya yang ramping ternyata tak hanya mampu menyematkan kapasitas baterai 4-cell 66 Wh, tapi juga dua buah slot m.2 yang keduanya mendukung PCIe SSD hingga kapasitas 1 TB. Dengan kata lain, total storage yang bisa dibawa pengguna dalam ExpertBook B9 ini adalah 2 TB. Bahkan, jika melihat spesifikasi chipset dan CPU laptop ini, seharusnya dia bisa mendukung 2TB per slot.

 

Kemampuan storagenya tentu bisa juga dimasukan ke dalam salah satu nilai unik. Karena setau saya, sangat langka sebuah laptop ultraslim menawarkan konfigurasi storage seperti ini. Tapi seperti beberapa kompetitorm, selain dual buah slot m.2 di atas, tidak ada lagi part yang bisa diupgrade pada B9 terbaru ini. Tipikal ultrabook saat inilah.

 

Konektifitas

 

Review ASUS ExpertBook B9450 - IO combine

 

Dengan area yang terbatas sebab dimensi super ringkas, jenis IO port yang dimensinya cukup besar mau tidak mau harus di-eliminasi. Tapi saya lihat, ASUS tetap punya solusi. Contohnya dengan menghadirkan dua (2) buah port USB-C yang keduanya mendukung ThunderBolt 3, dan LAN adapter via port micro-HDMI.

 

ThunderBolt 3 merupakan jenis koneksi yang menawarkan jalur data lebar dan solusi daya tinggi untuk berbagai peripheral,- bahkan GPU eksternal. Sedangkan LAN adapter terintegrasi, memudahkan sisi manajem device ini di jaringan kantor. Dua poin yang lagi-lagi langka ditemukan di sebuah laptop super tipis.

 

Ini merupakan solusi yang menjadikan ExpertBook B9 tetap bisa terhubung ke jaringan via kabel, dengan MAC addreas yang fix. Artinya, tidak seperti saat menggunakan USB to LAN adapter yang seringkali berganti MAC adreass, dedicated LAN controller ini akan menggunakan MAC Adreass yang sama kemanapun laptop ini terhubung.

 

Workstation

 

Laptop bisnis terbaru dari ASUS

 

Mekanisme ErgoLift pada Asus ExpertBook B9 menawarkan kombinasi dua benefit penting dalam meningkatkan kenyamanan pengguna dalam berkomputasi. Pertama, menumpu bagian belakang unit hingga posisi workstation membentuk sudut 45° untuk kenyamanan mengetik dalam jangka waktu panjang. Tambah lagi, tombol keyboard pada B9 yang punya key-travel cukup dalam mencapai 1.5mm, menjadikan filling mengetik lebih terasa tacktile.

 

Selain itu, celah yang terbentuk saat bagian belakang laptop terangkat, sangat membantu sistem pendingin selalu mendapatkan debit udara segar yang cukup. Hal ini membuat suhu prosesor dan SSD berkecepatan tinggi-nya selalu terjaga.

 

NumberPad 2.0

 

NumberPad pada salah satu laptop bisnis ASUS

 

ASUS ExpertBook B9450 memiliki touchpad berukuran cukup besar plus fitur unik NumberPad 2.0 yang bisa merubah fungsi touchpad menjadi tombol-tombol numberpad. Melalui ikon kiri dan kanan di atas touchpad, pengguna dapat menyalakan NumberPad dan menyesuaikan level lampu latar. Memegang dan menggesek ikon fungsi kiri atas juga mengaktifkan kalkulator.

 

Fitur

 

  • Panel Self Refresh Technology – Si Canggih bikin hemat

 

 

Teknologi Self refresh pada panel LCD, pertama kali diterapkan pada produk smartphone sekitar akhir 2012. Untuk menggerakkan panel 60Hz, pengontrol layar harus menyajikan 60 bingkai tampilan per detik. Terlepas itu konten statis (foto) atau konten aktif (video). Artinya, setiap detik ada 60x pembaruan (refresh) yang mengisi tampilan bingkai layar. Saat menampilkan konten yang bergerak cepat (video, game, scroll-page), frekuensi pembaruan ini menjadi sangat penting dan sangat dihargai.

 

Namun ketika menampilkan konten statis (e-book, dll), proses pengumpanan 60 bingkai per detik jelas hanya menghabiskan daya untuk mengirim pembaruan tampilan saat tidak diperlukan. Panel Self Refresh (PSR) dirancang untuk mengatasi kasus yang terakhir. Dengan teknologi ini, ASUS ExpertBook B9 terbaru diklaim mampu bertahan hidup hingga 24 jam.

 

Jika konten tampilan statis, isi buffer bingkai disalin ke sejumlah kecil memori yang tertanam pada layar. Di saat yang bersamaan, LCD akan meminta GPU untuk ‘beristirahat’. Bisa dibayangkan, terjadi efisiensi daya sekaligus efiensi kerja di sini.

 

  • Performa

 

[vc_row_inner][vc_column_inner width=”1/3″][dt_fancy_image type=”from_url” image=”https://media.skyegrid.id/wp-content/uploads/2020/06/B9450-3D-Mark-Time-Spy.jpg” image_dimensions=”800×400″ image_alt=”Time Spy B9450″ onclick=”lightbox”][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/3″][dt_fancy_image type=”from_url” image=”https://media.skyegrid.id/wp-content/uploads/2020/06/B9450-PCMark-8-Work-Acc.jpg” image_dimensions=”800×400″ image_alt=”PCMark 8 B9450″ onclick=”lightbox”][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/3″][dt_fancy_image type=”from_url” image=”https://media.skyegrid.id/wp-content/uploads/2020/06/B9450-PCMark-10.jpg” image_dimensions=”800×400″ image_alt=”PCMark 10 B9450″ onclick=”lightbox”][/vc_column_inner][/vc_row_inner]

 

Target performa sebuah ultrabook bisnis tentu lebih ke arah responsifitas selama komputasi. Mulai dari membuka-tutup aplikasi, baca tulis file, hingga kecepatan akses jaringan. Nah, karenanya kita pilihkan berbagai test yang bisa kamu lihat pada tabel berikut.

 

[vc_row_inner][vc_column_inner width=”1/2″][ultimate_info_table design_style=”design06″ color_scheme=”green”]

CPU-Z
Multi threads Score:2366.1
Single thread Score:467
CinebenchR15
Multi threads Score: 726cb
Single thread Score: 169cb
CinebenchR20
Multi threads Score: 1630 cb
Single thread Score: 365cb
Video encoding
X264 FHD Benchmark Average FPS: 24.2
X265 HD Benchmark Average FPS: 14.24
Unzip Performance
7-Zip 19.0 (32 MB) Compression 26510 MIPS
Decompression 34623 MIPS
Overall 30567 MIPS
WinRAR 5.71 6945 KB/s
Memory Performance
AIDA64
Read 30745 Mbps
Write 31706 Mbps
Copy 28314 Mbps
Lantency 117.4 ns
Storage Performance
CrystalDiskMark
Seq1M Q8T1 Read/Write 3528.47/2391.94 Mbps
Seq1M Q1T1 Read/Write 2343.61/2358.79 Mbps
RND4K Q32T16 Read/Write 1687.84/1841.26 Mbps
RND4K Q1T1 Read/Write 49.88/176.37 Mbps

[/ultimate_info_table][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/2″][ultimate_info_table design_style=”design06″ color_scheme=”green”]

Graphics Performance
3DMark
Timp Spy Overall Score: 448
Graphics Score: 391
CPU Score: 2745
Fire Strike Overall Score: 1193
Graphics Score: 1305
Physis Score: 11700
Combined Score:400
Night Raid Overall Score: 5987
Graphics Score: 5907
CPU Score: 6488
Sky Diver Overall Score: 4909
Graphics Score: 4479
Physis Score: 9739
Combined Score:4802
PCMark 10 Performance
PCMark 10 Overall: 4209
Essentials: 9249
Productivity: 6629
Digital Content Creation: 3301
PCMark 10 Express Overall: 4817
Essentials: 9035
Productivity: 7019
PCMark 10 Extened Overall: 2953
Essentials: 9327
Productivity: 6882
Digital Content Creation: 3283
Gaming: 976
PCMark 10 Battery Life
Modern Office 11hr 58min
Video 10hr 20min

[/ultimate_info_table][/vc_column_inner][/vc_row_inner]

 

Sistem Pendingin

 

sistem pendingin ultrabook

 

Dimensi sasis yang tipis, memaksa ASUS memutar otak lebih keras agar komponen tetap aman dari panas berlebih. Kalau saya perhatikan, ada beberapa optimalisasi yang dilakukan untuk menyesuaikan dimensi sasis yang mengecil.

 

Contoh penggunaan Graphite sheet pada notebook

Graphite sheet dengan area yang lebih luas menjaga suhu permukaan laptop tetap dingin di bawah beban kerja yang paling intensif sekalipun

 

Pertama, menggunakan Cooling-Kit yang lebih kecil namun punya jumlah baling-baling kipas lebih banyak. Kedua, mengatur ulang air-flow ke titik buang paling optimal untuk meminimalisasi turbulensi aliran udara. Ketiga dengan menambah ukuran lapisan penyerap panas (Graphite sheet) agar tidak keluar sampai ke permukaan sasis.

 

Review ASUS ExpertBook B9450 - Benchmark temp

Hasilnya, walau dimensi cooling-kit B9450 ini 25% lebih kecil dibanding yang dipakai di B9440, namun kemampuannya menjaga suhu CPU saya rasakan sama baik. Walau tetap saja beberapa titik sasis masih terasa hangat saat pemakaian lama.

 

Manajemen Daya

 

Unit review ASUS ExpertBook yang kita coba kebetulan versi 66 Wh. Sebagai info, ada SKU lain yang hadir dengan kapasitas battery lebih kecil tepatnya 33 Wh. Kedua SKU hadir dengan tipe Charger yang sama yakni 45 Watt berinterface USB-C.

 

ASUS meng-klaim, B9450 versi 66Wh, mampu bertahan 24 jam di pengujian MobileMark 2004. Sedang pengujian yang saya lakukan menggunakan aplikasi benchmark yang lebih moderen yakni PCMark 10 Battery Life, mendapatkan hasil sebagai berikut.

 

Test battery laptop menggunakan PCMark 10

  • Unique

 

Dilihat dari target penggunanya, ExpertBook B9 memang mengincar calon pengguna yang tidak lagi melakukan banyak kegiatan produktifitas menggunakan komputer. Golongan pengguna yang tidak pernah mau lagi berkompromi dengan sulitnya beradaptasi dengan sebuah alat bantu kerja. Dan ASUS, dengan presisi mendesain ExpertBook B9 untuk jenis pengguna ini.

 

Harus diakui, hadir nya ASUS ExpertBook B9450 membuktikan bahwa, mereka punya tim RnD yang solid. Ide-ide yang terwujud dengan kehadiran produk IT berfitur unik yang sukses mematahkan stigma tentang sebuah laptop tipis, khususnya untuk segmen profesional market, wajib diwaspadai para pemain lama seperti Dell, HP juga Lenovo lewat Thinkpad-nya.

 

Kemampuan manajemen daya untuk sebuah laptop kurang dari 1kg juga luar biasa. Ini poin kedua yang berhasil dipatahkan B9450 untuk stigma laptop tipis yang umumnya tidak bisa bertahan lama. So, good job ASUS dan hati-hati ni buat Thinkpad, Envy dan yang lain. ASUS mulai menggit pasar kalian.

 

[/vc_column_text][vc_row_inner][/vc_row_inner][vc_column_inner width=”1/2″][dt_vc_list bullet_position=”middle”](+)

  • Portabilitas super dengan battery tahan lama
  • Kualitas material sangat baik
  • Fitur keamanan kelas bisnis

[/dt_vc_list][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/2″][dt_vc_list bullet_position=”middle”](-)

  • Disain kurang punya aura premium
  • Brightness layar kurang mendukung komputasi outdoor

[/dt_vc_list][/vc_column_inner][/vc_column][vc_column width=”1/6″][/vc_column][/vc_row]