Review ASUS ProArt StudioBook Pro X W730 – Un-Charted!

[vc_row][vc_column width=”1/6″][/vc_column][vc_column width=”2/3″][vc_row_inner][vc_column_inner width=”3/4″][vc_progress_bar values=”%5B%7B%22label%22%3A%22DESIGN%22%2C%22value%22%3A%2280%22%2C%22color%22%3A%22bar_green%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22HANDLING%22%2C%22value%22%3A%2280%22%2C%22color%22%3A%22peacoc%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22PERFORMANCE%22%2C%22value%22%3A%2295%22%2C%22color%22%3A%22bar_red%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22PRICE%22%2C%22value%22%3A%2240%22%2C%22color%22%3A%22chino%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22UNIQUE%22%2C%22value%22%3A%2280%22%2C%22color%22%3A%22vista-blue%22%7D%5D” bgcolor=”custom” options=”striped,animated” css_animation=”rotateIn” bgstyle=”outline” units=”points” custombgcolor=”#81d742″][vc_empty_space height=”16px”][vc_column_text][yasr_overall_rating][/vc_column_text][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/4″][vc_single_image image=”25961″ img_size=”medium” alignment=”center” style=”vc_box_rounded” onclick=”zoom” css_animation=”bounceIn”][/vc_column_inner][/vc_row_inner][vc_empty_space][vc_column_text]Kamu punya rencana melipat PC Desktop workstation di rumah karena harus sering me-render project di luar rumah atau kantor? Coba di’eja’ review ASUS ProArt StudioBook Pro X W730 kali ini. Kabarnya, laptop 17-inch tapi seringkas laptop 15-inch ini dapat dengan mudah menjinakan aplikasi CAD dengan konsep yang super kompleks sekalipun. Overkill!? Yuk cari tau

 

  • Mengenal ASUS ProArt

 

Adalah sub-branding ASUS untuk perangkat yang didesain khusus bagi para profesional,- atau lebih dikenal dengan istilah Workstation. Lini produk untuk pengguna spesifik, dengan konfigurasi hardware yang juga spesifik. Sebuah workstation didisain sangat berbeda dibanding laptop gaming, meskipun kelas hardwarenya sama-sama flagship.

 

Secara keseluruhan, ada empat (4) pilar utama yang membuat iproduk-produk workstation ASUS ProArt ini punya pendekatan yang berbeda terhadap calon penggunanya.

 

Presisi – Laptop ASUS ProArt mengusung layar dengan tingkat color gamut yang tinggi yang didukung oleh teknologi advanced color adjustment. Melalui layar dengan tampilan yang presisi, para profesional dapat menyesuaikan setiap karyanya sesuai dengan visi dan imajinasinya.

Performa Ekstrem – Setiap produk ProArt hadir dengan hardware berteknologi terkini yang memiliki performa terbaik di kelasnya. Performa ekstrem pada seri ProArt akan membuat para profesional untuk membuat karya dan konten lebih baik serta lebih cepat.

Konektivitas Teratas – Seluruh produk ProArt dibekali dengan fitur konektivitas modern termasuk port Thunderbolt 3, USB Type-C, dan HDMI. Konektivitas nirkabel juga ditingkatkan dimana seri ProArt kini telah didukung oleh WiFi 6 yang memiliki kecepatan transfer data lebih tinggi.

Stabil – ASUS ProArt merupakan produk yang ditargetkan untuk para profesional dengan penggunaan lebih berat dari consumer standar. Mampu menghadirkan performa yang stabil dan konsisten sepanjang penggunaan merupakan salah satu fitur utama di jajaran produk ProArt, sehingga para profesional dapat leluasa ketika berkarya.

 

Baca juga: ROG Strix Scar G732LXS

 

  • Desain ASUS ProArt StudioBook Pro X (W730)

 

Review ASUS ProArt StudioBook Pro X W730 - Design 01

 

Sebagai salah satu produk dari lini laptop ProArt yang mengincar pengguna kalangan profesional yang biasanya anti RGB RGB club (simply the best), ProArt StudioBook Pro X W730 hadir dengan garis desain yang menghadirkan kombinasi aura kokoh dengan tekstur brushed aluminum-nya, dan elegan dengan horizontal gold border dibeberapa bagian.

 

Laptop dengan engsel 180 derajat

Hings dapat dibuka hingga 180 derajat

 

NanoEdge Display empat sisi memungkinkan bezel layar laptop ini mencapai 3,8 mm yang memungkinkan W730 bisa menghadirkan screen-to-body ratio hingga 92%. Hasilnya, dimensi keseluruhan Pro X W730 yang cuma punya opsi warna Star Grey ini, dapat dipangkas hingga menyerupai sasis laptop 15-inch.

 

Review ASUS ProArt StudioBook Pro X W730 - texture

 

Dibagian dalam, warna gelap dengan dua tekstur yang terpisah horizontal gold border, memancarkan kesan classy yang sangat kuat. Di sinilah menurut saya kehadiran kesan futuristik dari ScreePad 2.0 terutama saat menyala, malah menghadirkan ketidak-harmonisan area workstation W730 ini.

 

ASUS notebook chassis with Honeycomb

 

Laptop ini menggunakan sasis berbahan magnesium yang terkenal tak hanya punya durabilitas jauh lebih baik dari aluminum, tapi juga lebih ringan. Namun, bukan perkara material ini saja yang membuat W730 berhasil mengantongi sertfikasi MIL-810G. Seperti pada Zephyrus G14, ASUS juga memperkuat bagian dalam cover C dengan kontruksi tambahan berbentuk honey-comb yang diklaim menjadikan lebih rigid, tapi tetap ringan.

 

Tak ketinggalan fitur Ergo-lift khas ASUS yang sangat membantu memaksimalkan sistem pendingin juga tata suara dari speaker bersertifikasi Harman-Kardon yang diseting down-force atau menghadap permukaan bawah.

 

– IO Port & Cooling System

 

Review ASUS ProArt StudioBook Pro X W730 - IO port

 

Sebagai laptop modern, unit review ASUS ProArt StudioBook Pro X (W730) dilengkapi dengan konektivitas moderen yang terdiri dari USB Type-A dan Type-C, HDMI 2.0, serta combo audio jack. Terdapat pula sebuah SD Card reader yang mendukung penyimpanan berupa UHS-II dengan kecepatan transfer hingga 312Mbps.

 

Istimewanya lagi, laptop ini telah dibekali dengan dua port Thunderblot 3 via interface USB Type-C. Thunderbolt 3 sangat berguna bagi para profesional yang ingin menghubungkan perangkat seperti high speed storage ataupun network adapter. Port Thunderblot 3 di ProArt StudioBook Pro X (W730) juga kompatibel dengan teknologi DisplayPort 1.4 sehingga laptop ini dapat dihubungkan dengan monitor eksternal beresolusi 8K.

 

– Sistem Pendingin Khusus

 

StudioBook Pro X (W730) mengandalkan dua kipas dimana tiap kipas memiliki 71 bilah berbahan liquid crystal polymer yang tetap kokoh meski bentuknya sangat tipis,- yang dikombinasikan dengan desain vortex fan untuk memaksimalkan aliran udara.

 

A screen shot of a computer Description automatically generated

 

Sistem pendigingin di ProArt StudioBook Pro X (W730) juga dilengkapi dengan empat heatpipe yang terhubung ke dua ventilasi udara, yaitu dua di bagian belakang bodinya. Heatpipe dan heatsink di ProArt StudioBook Pro X (W730) menggunakan bahan khusus yang mampu menghantarkan panas secara lebih baik. Dikombinasikan dengan dua kipas khususnya, sistem pendingin ProArt StudioBook Pro X (W730) mampu tampil lebih senyap meski dalam beban kerja maksimal.

 

  • Workstation

 

– Layar Kelas Profesional standar Movie maker Hollywood

 

Review ASUS ProArt StudioBook Pro X W730 - LCD 02

 

Hal pertama yang istimewa dari sisi panel display laptop ini adalah rentang warna (color gamut) yang mencapai 97% DCI-P3. Ya, standar yang digunakan bukan lagi sRGB yang umum kita temukan saat ini. Sebagai info, DCI-P3 umum digunakan para movie maker hollywood untuk mengolah konten film agar output konten benar-benar terjaga warnanya. Ini disempurnakan lagi dengan kalibrasi khusus dari Pantone, untuk menjaga standar yang berlaku.

 

DCI-P3 Color Gamut

 

Kedua, akurasi warnanya punya nilai Delta-E dibawah 1 yang artinya, hampir identik dengan warna pada objek asli.  Yang juga unik adalah, rasio 16:10 (1920 x 1200 pixel) untuk menghadirkan ruang kerja ekstra pada aplikasi produktif yang umumnya bertabur toolbar.

 

Baca juga: ASUS ExpertBook B9450

 

– ScreenPad 2.0 di StudioBook Pro X (W730)

 

A screen shot of a computer Description automatically generated

 

Sebagai informasi, ScreenPad 2.0 menawarkan beberapa fungsi unik, salah satu yang paling bermanfaat bagi saya adalah fungsi layar kedua untuk melakukan kontrol beberapa aplikasi. Tak hanya media player, tapi juga office tools seperti mengontrol slide di powerpoint.

 

ScreenPad 2.0 kini juga punya fitur auto-off agar lebih hemat daya, selain fungsi-fungsi baru untuk manajemen aplikasi yang lebih baik. Saat mode tradisional taouchpad aktif, touchpad ini juga berfungsi sangat baik, juga sudah mendukung Windows Precission driver dari Windows.

 

  • Specification

 

[ultimate_info_table]

Main Spec. ASUS ProArt StudioBook Pro X (W730)
CPU Intel® Xeon® E-2276M Processor 2.8 GHz (12M Cache, up to 4.7 GHz)
Operating System Windows 10 Pro for Workstations
Memory 64GB DDR4 ECC Memory
Storage 1TB M.2 NVMe™ PCIe® 3.0 x4 SSD
Display 17.0″ (16:10) IPS WUXGA (1980 x 1200), 300 nits, 97% DCI-P3, Pantone® Validated, Anti-glare, ScreenPad 2.0
Graphics NVIDIA® Quadro® RTX 5000 with 16GB GDDR6 VRAM
Input/Output 3x USB3.1 Type A (Gen2), 2x USB3.1-Type C (Gen2) with Thunderbolt, 1x Headphone-out & Audio-in Combo Jack, 1x RJ45 LAN Jack for LAN insert (10/100/1000), 1x HDMI 2.0, 1 x Smart Card Reader, Fingerprint Reader
Camera HD Web Camera
Connectivity Wi-Fi 6 (802.11ax), Bluetooth 5.0
Audio Bulit-in Speaker, Array microphone with Cortana voice-recognition support
Battery 95WHrs, 3S2P, 6-cell Li-ion
Dimension 38.2(W) x 26.5(D) x 2.82 ~ 3.19 (H) cm
Weight 2,5Kg
Colors Star Grey
Price Rp88.000.000
Warranty 3 tahun garansi global

[/ultimate_info_table]

 

Unit review ASUS ProArt StudioBook Pro X W730 ini hadir dengan prosesor Intel Xeon E-2276M yang dirancang khusus sebagai prosesor untuk mobile workstation. Tidak hanya memiliki jumlah core dan thread yang melimpah, prosesor ini juga hadir dengan dukungan ECC memory yang biasanya terdapat di komputer server dan desktop workstation. ECC memory memastikan semua data yang akan diolah oleh prosesor tidak ada yang corrupt sehingga dapat meminimalisir terjadinya error.

 

Soal performa grafis, ProArt StudioBook Pro X (W730) mengandalkan GPU NVIDIA Quadro RTX 5000 yang dilengkapi dengan VRAM GDDR6 sebesar 16GB. Berbeda dengan GeForce, Quadro merupakan chip grafis yang dirancang khusus untuk para profesional dan content creator. Quadro memiliki jumlah memori yang lebih besar serta kemampuan komputasi yang lebih baik untuk software kelas industri. GPU ini juga didukung oleh penyimpanan NVMe PCIe SSD Gen3 x4 berkapasitas tinggi.

 

– Konektivitas

 

Sementara untuk konektivitas nirkabel, ProArt StudioBook Pro X (W730) mengandalkan Bluetooth 5.0 sebagai fasilitas penghubung dengan berbagai perangkat seperti mouse ataupun headphone wireless. Koneksi data dan internet dapat dilakukan melalui WiFi 6 yang terdapat di ProArt StudioBook Pro X (W730).

 

WiFi 6 (802.11ax) merupakan teknologi WiFi terbaru yang memiliki kecepatan transfer data lebih tinggi. ProArt StudioBook Pro X (W730) juga masih memiliki port gigabit ethernet jika Anda membutuhkan koneksi lebih stabil dan minim gangguan.

 

Yang paling penting adalah ProArt StudioBook Pro X (W730) sudah mengantongi sertifikasi ISV atau Independent Software Vendor. Sertifikasi ISV menandakan bahwa ProArt StudioBook Pro X (W730) telah kompatibel dan siap untuk menjalankan berbagai software kelas industri seperti software dari Adobe dan Autodesk. Sertfikasi ISV merupakan jaminan bahwa laptop ini tidak akan mengalami hambatan ketika menjalankan software kelas industri tersebut.

 

  • Performance

[/vc_column_text][ultimate_carousel slide_to_scroll=”single” slides_on_desk=”1″ slides_on_tabs=”1″ slides_on_mob=”1″ autoplay_speed=””][vc_empty_space height=”16px”][vc_column_text]

CPU Performance

CPU Performance
CPU-Z 1.90
Multi threads Score:3815.4
Single thread Score:527.4
Render Performance
CinebenchR15
Multi threads Score: 1323cb
Single thread Score: 195cb
CinebenchR20
Multi threads Score: 2947cb
Single thread Score: 475cb
Video encoding Performance
X264 FHD Benchmark Average FPS: 40.9
X265 HD Benchmark Average FPS: 23.82

[/vc_column_text][vc_column_text]

Graphics Performance

Graphics Performance
3DMark
Fire Strike Ultra Score: 5269
Fire Strike Extreme Score: 9991
Fire Strike Score: 18459
Time Spy Score: 8370
Time Spy Extreme Score: 3850
Royal Port Score: 5214
Unigine Heaven
1920×1080 Score: 3396 FPS:134.8
Unigine Valley
1920×1080 Score: 4894 FPS:117

[/vc_column_text][vc_column_text]

Memory Performance

Memory Performance
AIDA64
Read 37597 MB/s
Write 40692 MB/s
Copy 38338 MB/s
Lantency 65.9 ns

[/vc_column_text][vc_column_text]

Storage Performance

CrystalDiskMark
Seq Read/Write : 3141.1/1391.2 MB/s
4K Q8T8 Read/Write : 924.1/1016.2 MB/s
4K Q32T1 Read/Write : 602.9/512.3 MB/s
4K Q1T1 Read/Write : 76.37/243.6 MB/s

[/vc_column_text][vc_column_text]

PCMark 10 Performance

PCMark 10 Score: 5935
PCMark 10 Express Score: 5529
PCMark 10 Extended Score: 7580

[/vc_column_text][vc_column_text]

Battery Life

PCMark 10Modern Office(ScreenPad off)7h39min

[/vc_column_text][vc_empty_space height=”16px”][/ultimate_carousel][vc_column_text]

 

  • Conclusion

 

An open computer sitting on top of a table Description automatically generated

 

Karena keterbatasan waktu, saya sendiri belum sempat melakukan pengujian lebih jauh tentang seting kinerja CPU maupun GPU pada laptop ini. Termasuk juga kemampuan power adaptor-nya,- apakah sudah sesuai untuk membuat seluruh komponen aktif bekerja maksimal, atau belum.

 

Sebagai sebuah workstation yang diciptakan untuk bekerja mobile, spesifikasi dan sisi handling W730 ini menurut saya sangat baik. Apapun yang kamu lempar ke sistem laptop ini, bisa diproses secepat PC workstation dengan konsumsi daya yang jauh lebih rendah

 

Layar, konektifitas dan fitur yang ditawarkanpun sudah didisain sedemikian rupa untuk bisa membuat PC Desktop Workstation dirumah tak lagi punya hal yang bisa dibanggakan. Kecuali mungkin side panel tempered glass ;D

 

Harga 88 juta untuk unit review ASUS ProArt StudioBook Pro X W730 ini menurut saya tidak akan mampu terbayar dari sisi spesifikasinya saja. Tapi jika melihat sisi investasi termasuk penghematan daya yang bisa kamu capai selama katakanlah 3 tahun menggunakan laptop ini,  barulah terlihat angka tersebut masuk di akal.

 

Gimana menurut kamu? Oh iya, jangan lupa juga kalau untuk program launchingnya, produk ini punya promo yang sayang banget dilewatkan begitu saja. Info lebih lanjut, kamu bisa cek di beberapa channel yang bekerja sama dengan ASUS seperti Bhinneka, BliBli, atau Tokopedia.

[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/6″][/vc_column][/vc_row]