Review HP 14s CF1046TU – Solusi Belajar Jarak Jauh 4 Jutaan

[vc_row][vc_column width=”1/6″][/vc_column][vc_column width=”2/3″][vc_row_inner][vc_column_inner width=”3/4″][vc_progress_bar values=”%5B%7B%22label%22%3A%22DESIGN%22%2C%22value%22%3A%2270%22%2C%22color%22%3A%22bar_green%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22HANDLING%22%2C%22value%22%3A%2270%22%2C%22color%22%3A%22peacoc%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22PERFORMANCE%22%2C%22value%22%3A%2255%22%2C%22color%22%3A%22bar_red%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22PRICE%22%2C%22value%22%3A%2295%22%2C%22color%22%3A%22chino%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22UNIQUE%22%2C%22value%22%3A%2280%22%2C%22color%22%3A%22vista-blue%22%7D%5D” bgcolor=”custom” options=”striped,animated” css_animation=”rotateIn” bgstyle=”outline” units=”points” custombgcolor=”#81d742″][vc_empty_space height=”16px”][vc_column_text][yasr_overall_rating][/vc_column_text][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/4″][vc_single_image image=”25957″ img_size=”medium” alignment=”center” style=”vc_box_rounded” onclick=”zoom” css_animation=”bounceIn”][/vc_column_inner][/vc_row_inner][vc_empty_space][vc_column_text]Update terakhir, HP 14s CF1046TU ini dibanderol di angka 4,6 juta rupiah. Saya yakin, seting harga produk ini akan membuat sebagian besar calon pengguna, KEPO untuk tau lebih jauh. Karenanya, kali ini Skyegrid Media coba hadirkan review HP 14s CF1046TU, untuk sedikit memberi panduan apa saja yang perlu kamu pertimbangkan terkait produk ini.

 

  • Spesifikasi, harga dan target pengguna

 

CPU : Intel® Celeron® 4205U (1.8 GHz base frequency, 2 MB cache, 2 cores)

RAM : 4GB DDR4 – Upgradeable up to 16GB (2x So-Dimm)

HDD : 1 TB

GPU : Intel® HD Graphics 610

LCD : SVA 1366 x 768p 60Hz

Net : 802.11b/g/n (1×1) Wi-Fi® and Bluetooth® 4.2 combo + Gigabit LAN

Port : 1x USB 3.1 Gen 1 Type-C™ (Data transfer only, data 5 Gb/s signaling rate); 2x USB 3.1 Gen 1; 1x HDMI 1.4b; 1x RJ-45; 1x headphone/microphone combo; 1x SD Card Reader

 

Melihat spesifikasinya, harga 4,45 juta tadi jadi terlihat wajar menurut saya. Tapi tetap saja, bracket di bawah 5 juta memang membuat laptop ini keluar sebagai salah satu kandidat untuk calon pengguna yang menjadikan harga sebagai pertimbangan tertinggi.

 

Khususnya untuk calon pengguna yang sedang mencari solusi untuk mendukung pembelajaran jarak jauh di masa pandemi seperti saat ini.

 

– Opsi Upgrade

 

 

HP 14s upgrade SSD

 

Untuk poin upgrade, laptop ini juga ternyata juara. Walau hadir secara default dengan spesifikasi kacangan, tapi unit ini menawarkan dua (2) slot RAM DDR4 dan sebuah slot m2 yang mendukung PCIe NVMe. Sangat potensial!

 

Perlu diingat, versi SSD tidakmenawarkan socket 2,5″ dan kabel flexiblenya. Jadi, sebaiknya pilih yang versi HDD jika punya rencana pasang SSD kedepannya.

 

  • Design, Dimension & Build Quality

 

Laptop pelajar murah meriah dari HP

 

Agak malas sebenarnya membahas sisi kosmetik laptop satu ini. Karena mungkin kalian juga sudah tahu, disain sasis yang digunakan, jenis material hingga layout motherboardnya sama dengan semua HP 14s berspesifikasi apapun. Yap, HP hanya punya 1 sasis untuk beragam SKU HP 14s.

 

Review HP 14s CF1046TU - Design rear

 

Tapi ok-lah, mari lihat sedikit agar kalian bisa sedikit dapat bayangan terkait dimensi, bobot dan build quality-nya. Laptop ini punya ukuran panjang 32,4 cm, lebar 22,6 cm dan ketebalan 1.99 cm. Sedangkan bobotnya ada dikisaran 1.49 kg (versi HDD) belum termasuk adaptor.

 

Review HP 14s CF1046TU - disain right

 

Overall, sedikit lebih ringkas 1 cm ukuran panjang x lebar-nya, dibanding HP 14 versi terdahulu yang salah satu SKU nya pernah kita review di sini. Untuk bobot masih sama, karena 14s kapasitas battery-nya masih sama yakni sekitar 41.9 Wh.

 

 

Untuk bracket harga kurang dari 5 juta, kalian sudah bisa menebak-lah jenis material yang digunakan laptop ini. Yup, Poly-Carbonate. Tapi untungnya, HP tidak membuatnya terlihat seperti plastik. Tekstur brushed aluminum vertikal di sekeliling sasis, membuat laptop ini seolah bermaterial logam. Hings dan seluruh bagian penyatu sasis juga terlihat cukup presisi.

 

  • User Experience

 

– Workstation

 

 

Contoh laptop dengan LCD SVA

 

Urusan LCD panel memang tidak bisa dibanggakan kualitasnya. Unit HP 14s CF1046TU ini datang dengan panel berteknologi SVA yang hanya sedikit lebih baik dari panel TN. Dengan brightness yang cenderung minimalis, dan akurasi warna hanya 65% sRGB, laptop ini harus bertekuk lutut selurus-lurusnya dengan laptop asal China yang pernah kita review di sini.

 

Laptop murah dengan backlit keyboard

 

Yang juga unik dari area workstation adalah papan keyboard yang sudah menawarkan backlit. Untuk sebuah laptop branded, hal ini cukup mengejutkan melihat banderol harganya. Disain keycap, juga layout secara keseluruhan masih menghadirkan ciri-khas yang HP banget. Overall, keyboardnya the best untuk laptop 4 juta-an.

 

Touchpad laptop dengan dedicated button

 

Turun lagi ke Touchpad, saya tidak menemukan sesuatu yang spesial jika melihat dari dimensi dan tekstur pada permukaannya,- kecuali kehadiran tombol klik kiri dan kanan yang sangat berguna untuk pengguna yang tidak terbiasa memanfaatkan multi-gesture. Tapi sebagai info, laptop ini juga punya fitur Precission driver dari Microsoft.

 

– Conectivity

 

 

Review HP 14s CF1046TU - IO right 2

 

Untuk ukuran laptop kurang dari 5 juta, HP 14s ini juga menawarkan opsi IO port yang sangat variatif. Usb C bisa kamu temukan di sini walau bukan versi terbaik karena hanya berfungsi sebagai media transfer data. Tak ketinggalan SD-Card reader yang sudah banyak ditinggalkan brand lain.

 

Review HP 14s CF1046TU - IO left

 

Namun sayang, jejeran IO port di sebelah kiri terlalu berdekatan. Rawan mendis-fungsikan salah satu port saat pengguna menancapkan peripheral berukuran besar.

 

WiFi memang masih ac, belum ax. Tapi unit ini masih menyedikan gigabit LAN untuk koneksi yang lebih stabil di kantor-kantor yang masih menyediakan cable networking.

 

– Fitur

 

Refresh juga terjadi di sisi software, atau tepatnya utility dalam seri 14s. Kini, seperti halnya Pavilion Gaming, seri 14s juga sudah mengadopsi centralize control center ala web-page,- bernama HP Support Assistant.

 

Lewat utility ini, pengguna bisa melakukan trouble-shooting awal, hingga menghubungi call-center. Tentu, pengguna juga bisa melakukan update driver tanpa harus pergi ke website HP.

 

  • Performa

 

Intel Celeron N4250 adalah processor ber-TDP 15 watt yang datang dengan konfigurasi dual core dual thread. Pembeda dari versi Celeron N4000 yang jadi andalan laptop murah tahun lalu dititik beratkan pada optimalisasi base CPU clock-speed dan kemampuan Intel UHD 610 yang di atas kertas 40% lebih kencang dari Intel UHD 600 pada N4000.

 

Dengan konfigurasi seperti ini, Celeron N4205U ini lebih cocok untuk pekerjaan single-tasking terutama saat melihat kapasitas cache-nya yang hanya separuh dari N4000. Lebih responsif, tapi akan langsung drop performace saat kamu paksa multitasking.

 

Selengkapnya, bisa lihat pada video review kita beberapa hari mendatang. Jadi, sekali lagi saya ingatkan untuk subscribe channel Youtube kita, biar selalu dapat notifikasi video baru.

 

– Temperatur

 

Desain sistem pendingin saya lihat tidak ada perubahan dari versi terdahulu. Sebuah kipas yang menghisap udara dari bagian bawah, punya diameter yang ‘cukup’ untuk mengarahkan udara keluar lewat bagian belakang. Heatpipe juga di’config’ memanjang untuk memaksimalkan area penampang tembaga sebagai penyalur hawa panas dari Processor.

 

Overall, tidak ada yang perlu anda khawatirkan dengan kemampuan sistem pendingin produk satu ini. Dengan konfigurasi hardware yang sangat hemat daya, unit review HP 14s CF1046TU yang kami nyalakan seharian, tidak sekalipun menunjukan tanda-tanda kepanasan.

 

Tentu ini membuat permukaan sasis juga nyaman sebagai tempat ‘bersandar’ telapak tangan, saat mengetik dalam jangka waktu lama.

 

– Manajemen Daya

 

Adaptor laptop HP dengan dimensi yang cukup ringkas

 

Celeron N4205 ini butuh daya hanya 2 watt saat idle, dan bisa menghisap hingga 15,04 watt saat full load. Dengan clock-speed yang diseting agresif, Intel tidak membuat processor ini jadi boros daya,- terutama saat mode battery.

 

Selain sisi battery yang tidak mendapat peningkatan, power adaptornya juga tidak berubah. Mungkin saya yang terlalu berharap, seri 14s dapat adaptor yang moderlnya lebih stylish seperti bawaan Pavilion terbaru. Tapi untuk kinerjanya, saya rasakan tidak ada masalah. Mungkin sekali karena kebutuhan daya dari Celeron N4205U ini tidak tinggi.

 

  • Unique

 

Review HP 14s CF1046TU - Workstation

 

Yang unik, tentu saja seting harga dan juga finishing ala material logam-nya. Juga konektor SATA yang tak akan kamu temukan pada versi yang menggunakan SSD. Jadi saya sarankan, kamu ambil versi HDD, jika ingin menggunakan dual-storage kedepannya.

 

Toh, untuk kebutuhan belajar online, SSD tidaklah urgent. Kecuali jika kamu sebelumnya terbiasa dengan SSD, dan tidak betah dengan performa HDD di windows 10.

 

Yang kurang menurut saya mungkin di sisi konektifitas dan kapasitas battery yang tidak mendapat peningkatan. Tapi melihat spesifikasi dan juga harga, saya masih sangat memaklumi.

 

Then, itu tadi opini Skyegrid Media untuk unit review HP 14s CF1064TU dengan Intel celeron 4205U dari Intel. Kpan lagi kamu dapat laptop merek HP, 4 jutaan, dengan fitur backlit keyboard dan dukunga PCIe SSD. Semoga membantu ya.

[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/6″][/vc_column][/vc_row]