Review ASUS Expertbook P2451 (FB) – Laptop Bisnis Classy untuk kelas Entry level

[vc_row][vc_column width=”1/6″][/vc_column][vc_column width=”2/3″][vc_row_inner][vc_column_inner width=”3/4″][vc_progress_bar values=”%5B%7B%22label%22%3A%22DESIGN%22%2C%22value%22%3A%2270%22%2C%22color%22%3A%22bar_green%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22HANDLING%22%2C%22value%22%3A%2280%22%2C%22color%22%3A%22peacoc%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22PERFORMANCE%22%2C%22value%22%3A%2260%22%2C%22color%22%3A%22bar_red%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22PRICE%22%2C%22value%22%3A%2285%22%2C%22color%22%3A%22chino%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22UNIQUE%22%2C%22value%22%3A%2270%22%2C%22color%22%3A%22vista-blue%22%7D%5D” bgcolor=”custom” options=”striped,animated” css_animation=”rotateIn” bgstyle=”outline” units=”points” custombgcolor=”#81d742″][vc_empty_space height=”16px”][vc_column_text][yasr_overall_rating][/vc_column_text][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/4″][vc_single_image image=”25957″ img_size=”medium” alignment=”center” style=”vc_box_rounded” onclick=”zoom” css_animation=”bounceIn”][/vc_column_inner][/vc_row_inner][vc_empty_space][vc_column_text]Mungkin sebagian dari kita sering mendengar tentang laptop bisnis, atau sering disebut juga laptop commercial. Sebenarnya, apa sih laptop bisnis itu? dan apa yang produk ini tawarkan hingga punya target pasar berbeda?

 

Artikel review kali ini akan saya khususkan lebih kepada sharing terkait lini produk commercial. Sebuah lini yang mentargetkan pasar enterpraise, korporat juga instansi-instansi baik pemerintah, maupun swasta. Kebetulan Skyegrid Media kedatangan satu unit review ASUS ExpertBook P2451.

 

Sebuah produk laptop bisnis, tentu harus mengedepankan nilai investasi seperti tujuan awal belanja barang baik itu perusahaan swasta maupun pemerintah. Hal ini yang menjadi alasan utama sebuah laptop bisnis berbeda metode pendekatannya terhadap calon pengguna.

 

review ASUS ExpertBook P2451FB - Overview

 

Nah, apakah ASUS ExpertBook P2451F ini menawarkan sisi investasi yang dimaksud di atas? Mari kita cari tahu lebih lanjut.

 

  • Spesifikasi & harga

 

[ultimate_info_table design_style=”design04″ color_scheme=”custom” color_bg_main=”#12467f” color_txt_main=”#8fc748″ package_heading=”ASUS ExpertBook” package_sub_heading=”P2451FB” heading_font_color=”#ffffff” subheading_font_color=”#ffffff” css_info_tables=”.vc_custom_1599470946368{padding-top: 5px !important;padding-right: 25px !important;padding-bottom: 5px !important;padding-left: 20px !important;}” heading_font_style=”font-weight:bold;” subheading_font_style=”font-weight:bold;”]

CPU Intel® Core™ i7-10510U processor

1.8GHz quad-core with Turbo Boost (up to 4.9GHz) and 8MB Smart cache

Display 14″ (16:9) LED backlit FHD (1920×1080) 60Hz Anti Glare Panel
Operating system Windows 10 Home
Graphics Intel® UHD Graphics

Nvidia Geforce MX110 2GB

Main memory 8GB (Onboard) up to 16GB LPDDR4 pc 2666MHz
Storage 256GB PCIe SSD + Free 2,5″ SATA slot up to 2TB
Connectivity Dual-band 2×2 Wi-Fi 5 (802.11ac)

Bluetooth® 5.0

Camera HD Camera
I/O ports 1 x USB 3.1 Gen 1 Type-C™ (USB-C, up to 5Gbps)

2 x USB 3.1 Type-A (up to 5Gbps)

1 x USB 2.0 Type-A

1 x microSD card slot  (up to 2TB extension)

Battery Up to 10 hours battery life (3 cell 48whr)
AC adapter Output :15 V DC, 3A, 45 W; Input :100 -240 V AC, 50/60 Hz universal
Dimensions 320.9 x 202.3 x 15.7 mm
Weight 1.45kg
Color Spangle Silver
Harga Rp. 13,499,000

[/ultimate_info_table]

 

Jika melihat tabel di atas, seharusnya kita semua sudah sangat familiar. Yap, bisa saya pastikan untuk spesifikasi laptop bisnis saat ini, identik dengan laptop kelas consumer. Oh iya, consumer itu sebutan untuk pengguna umum, pengguna rumahan, atau sering juga disebut end-user.

 

Yang seringkali membedakan biasanya dipenggunaan sistem operasi. Produk-produk commercial umumnya lekat dengan sistem operasi versi profesional. Sedangkan di sisi hardware, umumnya ditambahkan Identity card (IC) reader dan chip TPM (Trusted Platform Module).

 

Untuk seting harga, seri P Asus ini benar-benar bersaing ketat dengan Thinpad E series. Tapi jika saya perhatikan, ASUS punya keunggulan di sisi update komponen terbaru dibanding beberapa kompetitornya. P2451FB sendiri sudah menawarkan Intel core generasi 10 berbasis Comet-Lake saat kompetitornya masih harus menghabiskan stok unit dengan Intel Core generasi ke-8

 

– Opsi Upgrade

 

review ASUS ExpertBook P2451FB - Bottom case

 

Hal yang satu ini umumnya bukan pertimbangan pihak korporat. Karena unit yang mereka sudah beli, amat sangat jarang diubah spesifikasinya. Sekalipun dengan alasan menghemat budget.

 

Tapi tidak ada salahnya kita infokan part apa saja yang bisa ditingkatkan pada unit review ASUS ExpertBook P2451FB ini. Paling utama adalah, laptop ini menawarkan opsi dual storage m2 PCIe SSD hingga 1TB dan HDD SATA 2.5″ hingga 2TB.

 

Expertbook P2451FB disassembly

 

Untuk RAM, terdapat dua buah slot DDR4 yang mendukung kapasitas hingga 32GB pc 2666MHz. Untuk wifi juga masih menggunakan slot,- yang memungkinkan pengguna mengganti dengan modul WiFi yang lebih canggih ke depannya.

 

  • Design, material & durabilitas

 

review ASUS ExpertBook P2451FB - Design

 

Dari beberapa seri ASUS ExpertBook yang saya tahu, mungkin P2451 ini salah satu seri yang tampangnya bisnis banget. Tapi sayangnya, garis disain yang dibawa ini menurut saya kurang original. Tampak sekali ada aura ThinkBook terutama siluet disain yang meng-kotak (Boxy).

 

ExpertBook P2451FB review - spesifikasi - harga - 01

Sayangnya, gampang sekali meninggalkan jejak minyak

 

Untuk finishing, P2451 mengkombinasikan tekstur doff dengan warna star grey yang mendukung disain timeless. ASUS sudah cukup tepat memilih konsep disain seperti ini untuk memenuhi aspek investasi yang kita singgung di atas.

 

Laptop dengan standar MIL-810G

 

P2451 merupakan seri entry-level yang masih menggunakan material campuran. Untuk LID cover atau cover LCD luar, sudah menggunakan material aluminum alloy. Sedangkan sisanya, menggunakan polycarbonate. Mungkin banyak yang akan bertanya, dengan konstruksi ‘standar’ seperti ini, apa yang membuat laptop ini mengantongi sertifikasi MIL-810G?

 

 

Review ASUS ExpertBook P2451FB - Design

 

Salah satu hal yang menjadikan nilai durabilitas produk ini di atas rata-rata adalah, tambahan plat tengah di bawah papan keyboard sebagai tulang penguat, yang menyangga area workstation hingga mengurangi flex saat pengguna mengetik. Papan keyboard P2451 ini juga tahan terhadap cipratan air yang otomatis punya penahan debu.

 

P2451 ini ada juga yang masih menggunakan HDD. Dan khusus yang masih datang dengan HDD, ASUS menambahkan semacam rubber jacket untuk mengurangi resiko HDD rusak saat laptop mengalami guncangan ektrim.

 

  • Kemudahan pakai dan Services

 

ExpertBook P2451FB review - spesifikasi - harga - 02

 

Salah satu hal yang seringkali dijadikan pertimbangan penting oleh pihak enterpraise saat memilih laptop sebagai alat bantu pengolah data adalah kemudahan pakai. Mulai dari dimensi dan bobot, kelengkapan IO port, hingga kecepatan isi ulang battery.

 

ASUS ExpertBook P2451FB ini punya dimensi dan bobot yang cukup portable,- walau tentu belum setinggi seri advance-nya P5 series atau bahkan seri premium-nya B9450, yang pernah kita review juga di sini.

 

ExpertBook P2451FB review - spesifikasi - harga - 04

 

Seperti rata-rata lini ASUS ExpertBook, LID panel P2451FB ini juga bisa dibuka hingga 180 derajat. Dan kita bisa membukanya hanya dengan satu tangan. Tapi kemampuan ini tidak membuat lembar LID panel-nya nge-flex. Terasa lembar aluminum-nya bekerja sangat baik di sini.

 

– Workstation

 

review ASUS ExpertBook P2451FB - kualitas LCD

 

 

Tidak seperti seri P1, seluruh SKU P2451 yang masuk Indonesia sudah menawarkan panel anti-glare 1080p. Mungkin karena targetnya merupakan pengguna kantoran yang lebih banyak bergelut dengan aplikasi office, ASUS tidak menghadrikan panel IPS. Webcam yang ada juga punya kualitas penangkapan gambar kelas standar.

 

 

 

Beralih ke papan keyboard, pengguna bisa langsung menemukan papan keyboard yang disainnya cukup mengundang jari pengguna untuk mencoba. Ukuran keycap yang besar, juga jarak antar tombol yang proporsional. Sayangnya, tombol-tombolnya terasa masuk kategori ‘lembut’, kurang menjanjikan typing experience yang ideal untuk bekerja lembur.

 

 

review ASUS ExpertBook P2451FB - Touchpad

 

 

Sebagai info, ExperBook P2451 series punya opsi track-point yang bisa didapat lewat CTO order. Tapi untuk unit review yang kita terima, masih seri polos tanpa track-point. Karenanya, interaksi kursor hanya mengandalkan touchpad yang untungnya sudah mendukung Windows Precission driver untuk experience multi-gesture.

 

  • Performa

 

Secara teknis, upgrade performa yang ditawarkan Intel Comet-Lake cukup signifikan jika dikombinasikan dengan part pendukung terutama RAM 2666MHz dual-channel. Hanya saja, kombinasi GPU Nvidia kelas bawah, nampaknya hanya sebagai syarat untuk memenuhi persyaratan teknis untuk VRAM dedicated.

 

Seperti biasa, nanti kita akan tampilkan versi lengkap benchmark dan pantauan kita pada sistem pendingin di video review nanti. Jadi, jangan lupa subscribe Youtube channel kita di sini ya.

 

– Sistem pendingin

 

review ASUS ExpertBook P2451FB - cooling system

 

Saya lihat tidak ada yang spesial dengan sistem pendingin laptop ini. Tapi jika diperhatikan, komponen utama yang digunakan memang jenis Ultra Low Voltage yang tidak terlalu banyak melepas panas. Sekalipun untuk unit review ASUS ExpertBook P2451 FB yang kita pegang terdapat GPU dedicated Geforce MX110, sistem pendingin yang ada masih lebih dari cukup.

 

  • Unique

 

laptop with webcam privacy

 

 

Pertama, lini produk ExpertBook lewat unit review ASUS ExpertBook P2451 ini coba menghadirkan solusi baru sebagai opsi produk-produk laptop bisnis yang namanya sudah langganan mengisi meja kerja gedung-gedung perkantoran.

 

Mulai dari disain, fitur dan sisi services, ASUS lewat P2451FB ini jelas menaruh ancaman untuk lini Thinkpad-nya Lenovo, maupun lini Latitude-nya Dell. Jika dipersentasikan dari 0 ~ 100%, ASUS sudah berhasil memenuhi 90% requirement yang disyaratkan banyak pengguna enterparaise, untuk sebuah produk laptop bisnis. 10%-nya karena ASUS belum menyediakan solusi convergency yang biasa di paketkan sebagai solusi olah data perusahaan.

 

Jika Thinkpad umumnya benar-benar membatasi penjualan unit bisnis di ranah retail, ASUS tidak demikian. Melihat sejarah pada beberapa seri terdahulu, agaknya P2 series ini juga mungkin sekali bisa didapatkan dengan mudah di eCommerce retail. Menurut saya, cukup fair terutama jika mempertimbangkan pengguna bisnis micro yang makin banyak bekerja diluar ruangan. Otomatis, butuh unit kelas commercial seperti ini dengan kuantiti satuan.

 

[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/6″][/vc_column][/vc_row]