Review Lenovo IdeaPad Slim 3i versi i3-1005G1 – Nge-Pas Dalam Banyak Hal

[vc_row][vc_column width=”1/6″][/vc_column][vc_column width=”2/3″][vc_row_inner][vc_column_inner width=”3/4″][vc_progress_bar values=”%5B%7B%22label%22%3A%22DESIGN%22%2C%22value%22%3A%2265%22%2C%22color%22%3A%22bar_green%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22HANDLING%22%2C%22value%22%3A%2270%22%2C%22color%22%3A%22peacoc%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22PERFORMANCE%22%2C%22value%22%3A%2270%22%2C%22color%22%3A%22bar_red%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22PRICE%22%2C%22value%22%3A%2290%22%2C%22color%22%3A%22chino%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22UNIQUE%22%2C%22value%22%3A%2275%22%2C%22color%22%3A%22vista-blue%22%7D%5D” bgcolor=”custom” options=”striped,animated” css_animation=”rotateIn” bgstyle=”outline” units=”points” custombgcolor=”#81d742″][vc_empty_space height=”16px”][vc_column_text][yasr_overall_rating][/vc_column_text][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/4″][vc_single_image image=”25957″ img_size=”large” alignment=”center” style=”vc_box_rounded” onclick=”zoom” css_animation=”bounceIn”][/vc_column_inner][/vc_row_inner][vc_empty_space][vc_column_text]Lagi, kita kedatangan laptop yang hingga artikel ini publish, katanya masih kacang goreng di berbagai marketplace dan eCommerce. Langsung aja, kita oprek unit review Lenovo IdeaPad Slim 3i kali ini.

 

Sebenarnya saya ingin lebih dahulu merilis artikel tentang berburu laptop bekas. Sebuah solusi untuk membantu proses belajar jarak jauh, yang saat ini sedang diberlakukan hampir diseluruh level pendidikan.

 

Tapi hadirnya unit review Lenovo IdeaPad Slim 3i versi core i3 ice lake ini membuat saya berubah fikiran. Di artikel kali ini, saya akan tunjukan pada klean smua, konsekwensi dari sebuah laptop multimedia baru kelas 7-jutaan.

 

  • Design, Dimensi – Nothing special

 

 

Kita mulai review Lenovo IdeaPad 3 versi core i3 ini dari sisi kosmetiknya dulu. Secara keseluruhan produk satu ini memang biasa saja. Bahkan jika kamu fokus pada dimensi, laptop ini salah satu produk laptop di 2020 yang masih nampak bongsor, saat banyak kompetitor lain sudah mati-matian memper-ringkas produk mereka.

 

[vc_row_inner][vc_column_inner width=”1/2″][dt_fancy_image type=”from_url” image=”https://lh3.googleusercontent.com/pw/ACtC-3cSMyQbp_Fz42xu5koeZwh-3AFhWuVlZFXD_CAOD_hNDA8kGCSXDEajBrnY_pRqGUA0m1lhy9_G00UjfgKs4w2brKXZk-3DaESBY0lWZmbPOzsHafEygbaGYTZh8qQrt98GRlDq88xJ0ScfxYQSjvSj=w1000-h654-no?authuser=1″ image_alt=”Review Lenovo IdeaPad Slim 3i – Bezel 1″ onclick=”lightbox”][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/2″][dt_fancy_image type=”from_url” image=”https://lh3.googleusercontent.com/pw/ACtC-3fHGk9NyiEcR1w7ta5L3FiPoU6zl432-2CmTIeobBNYmOY053LjSsLlVAruTZDh6UAV-J9v5dyX33Dahhwu0lXI5o6HGUy1qlgnAezzUxvQaGoYx-QYv6mRQCBWw4bxDGlDaRMK6Q_lakoBy0SSkhZB=w1000-h500-no?authuser=1″ image_alt=”Review Lenovo IdeaPad Slim 3i – Bezel 1″ onclick=”lightbox”][/vc_column_inner]

 

Setelah diperhatikan lebih seksama, langsung terlihat bingkai LCD yang dipakai nampak sekali ‘kedodoran’ untuk panel 14″ – nya. Terlihat masih ada pinggiran LCD yang tak tertutup bingkai.

 

 

Tentu, dimensi bingkai LCD hanya mengikuti dimensi sasis utama tempat motherboard bersemayam. Jadi bisa dibayangkan, dibawah keyboard laptop ini ada yang masih makan space. Entah itu motherboard, sistem pendingin atau malah battery yang dimensinya masih cukup besar.

 

[dt_highlight color=”” text_color=”” bg_color=””]Menurut saya sih, tagline Slim jadi kurang sesuai dengan produk satu ini.[/dt_highlight]

 

– Material dan build quality

 

 

Keseluruhan sasis Lenovo Ideapad Slim 3 ini berbahan Polycarbonate yang kebanyakan hanya bertahan sekitar 3 atau 4 tahun. Artinya, isu-isu seperti dudukan engsel LCD juga screw plate patah, hingga clipper sasis rontok, akan kamu temui jika kamu tak merawat produk ini selama pemakaian.

 

[vc_row_inner][vc_column_inner width=”1/2″][dt_fancy_image type=”from_url” image=”https://lh3.googleusercontent.com/pw/ACtC-3eAicDEXwP8kp0AiLvWjrh4qbrAAjyy53fASjfXShBVAVYlriVWaLF01e5g04ogjuEPbguSQc2CG8s1NyvFLt2fBOMABy7mjDO3zLSaVw88UVbFADOc_xnT-Z52-a1jAjomXUDeeWN3kWehS-AV0vs5=w1000-h500-no?authuser=1″ image_dimensions=”800×400″ image_alt=”Review Lenovo IdeaPad Slim 3i – Material 1″ onclick=”lightbox”][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/2″][dt_fancy_image type=”from_url” image=”https://lh3.googleusercontent.com/pw/ACtC-3dkb6Ef0tYnjZJVq8dZaeJU_SUxQFi2Psgw7GGuGhEYt-09NxkzpipCYIlbBQ38prum4tot3qs76uJ8-tweOMzihNwSqrlPcEkSl-fm_CiLJqULCjL1xoVXe6UsZre9R-UOAjzNmKMnfpVrN0q9HqKR=w1000-h500-no?authuser=1″ image_dimensions=”800×400″ image_alt=”Review Lenovo IdeaPad Slim 3i – Material 2″ onclick=”lightbox”][/vc_column_inner]

 

Tapi Lenovo cukup pintar memberi stimulus bagi pengguna, dengan menambahkan tekstur seperti serat tembaga di seluruh permukaan sasis yang menjadikaan laptop ini lebih tahan dari bekas minyak dan lebih nge-grip saat dijinjing walau dengan satu tangan.

 

Baca juga: Review Lenovo IdeaPad Gaming 3i – Laptop Gaming GTX1650 Paling Kenceng

 

  • Spesifikasi

 

[ultimate_info_table design_style=”design04″ color_scheme=”custom” color_bg_main=”#12467f” color_txt_main=”#8fc748″ package_heading=”Lenovo” package_sub_heading=”IdeaPad Slim 3″ heading_font_color=”#ffffff” subheading_font_color=”#ffffff” css_info_tables=”.vc_custom_1599470946368{padding-top: 5px !important;padding-right: 25px !important;padding-bottom: 5px !important;padding-left: 20px !important;}” heading_font_style=”font-weight:bold;” subheading_font_style=”font-weight:bold;”]

CPU Intel® Core™ i3-1005G1 processor

1.2GHz dual-core with Turbo Boost (up to 3.4GHz) and 8MB Smart cache

Display 14″ (16:9) FHD (1920×1080) 60Hz Anti Glare 200 nits
Operating system Windows 10 Home
Graphics Intel® UHD Graphics

Nvidia Geforce MX 330 2GB GDDR3

Main memory 8GB DDR4 pc 2933MHz (4GB onboard – Max 8GB)
Storage 512GB PCIe SSD
Connectivity
  • WiFi 2 x 2, 1 x 1 AC
  • Bluetooth 5.0
Camera HD Camera with shutter lock
I/O ports
  • 2 x USB 3.1 (Gen 1)
  • 1x USB 2.0
  • HDMI 1.4b
  • SD card reader
Battery Lithium-Polymer 3 cell 34whr
AC adapter 65 Watt – Output :20 V DC, 10A
Dimensions 32,71 x 24,1 x 1,99 cm
Weight 1,6 kg
Color
  • Platinum Grey
  • Abyss Blue
  • Cherry Red
  • Almond
  • Business Black
Harga Rp. 6,999,000

[/ultimate_info_table]

 

Poin spesifikasi merupakan nilai jual utama dari produk ini. Pemangkasan di material dan fitur lampu latar keyboard nampaknya dialihkan ke penambahan Geforce MX330, menemani sang CPU Core i3-1005G1.

 

Otomatis, nilai performa laptop ini harusnya cukup bisa dipertimbangkan. Perlu diketahui, laptop dengan processor i3 berbasis Ice Lake sebelumnya pernah dikangkangi HP Joy XGen dengan banderol 7 juta rupiah.

 

– Konektifitas

 

[vc_row_inner][vc_column_inner width=”1/2″][dt_fancy_image type=”from_url” image=”https://lh3.googleusercontent.com/pw/ACtC-3cjXoBXzVEihJ47zQhrS2XVA4vEto1Xw3SIMLk5HXofnew5iAwTwqr0ev_CGqSlV6EPiKev0w1Vz3wzI9gXyNMgStzhLOqQ1WaWEdWNVh_CusUuTC5SoFye9foHLThv7CR8H953HUkghxbRXtEQg_Xk=w1000-h561-no?authuser=1″ image_alt=”Review Lenovo IdeaPad Slim 3i – IO right” onclick=”lightbox”][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/2″][dt_fancy_image type=”from_url” image=”https://lh3.googleusercontent.com/pw/ACtC-3cY3fRWN0lBedJ4Srh4EIZVl3-iaRg2pR6l5rJcuIMKhei_MKqk4RMRTftRAfb3IJxHwKJFZQHvpmo60nwsHIQ0VqVSaojQoNMw8mTmKhR85JM_ar9vuCvOOCxTBn16Xjk2wuP_LozEVg4-49rsGX6S=w1000-h553-no?authuser=1″ image_dimensions=”800×400″ image_alt=”Review Lenovo IdeaPad Slim 3i – IO left” onclick=”lightbox”][/vc_column_inner]

 

Salah satu hal yang nampak tertinggal dari kompetitor adalah koleksi IO laptop ini. Belum ada USB-C, multi-display out lebih dari 2 eksternal monitor, dan LAN RJ45 port. Pastinya, laptop ini lebih cocok untuk kebutuhan personal, bukan untuk menjadi property office yang butuh fungsi managibilty.

 

Konektifitas wireless secara overall sudah cukup baik dengan WiFi ac dan Bluetooth 5. Bisa dimaklumi untuk kelas 7 jutaan, laptop ini belum menawarkan modul WiFi adapter 2×2.

 

– Opsi upgrade

 

Opsi upgrade pada IdeaPad Slim 3 ini cenderung aneh dibanding unik. Paling ‘ngeselin‘ tuh space 2.5″ HDD yang seharusnya membuat pengguna bisa menambah kapasitas penyimpanan, tapi ternyata tidak disediakan konektor SATA atau bracket-nya.

 

Saat saya coba telusuri di Google, beberapa SKU yang rilis di luar negeri ada yang menawarkan kapasitas battery lebih besar hingga area ini tidak lagi ada. Tapi lagi-lagi, seri yang masuk Indonesia tidak mendapat keduanya. Satu hal yang jadi hal positif dari konfigurasi opsi upgrade yang ‘ambigu’ ini adalah, bobot keseluruhan laptop ini jadi lebih ringan.

 

  • Performa

 

 

Ada peningkatan sekitar 5 sampai dengan 7% jika menelusuri performa Core i3-1005G1 ini dibanding i3-10110U. Sedangkan jika dibanding i3 dari Intel generasi 8 yakni i3-8145U, processor ini unggul cukup lumayan sekitar 15%.

 

 

 

Lalu kita beranjak mengukur ada dilevel mana performa Intel UHD G1 atau Intel HD Graphic generasi ke-11 ini, dibanding pendahulunya,- juga beberapa GPU dedicated kelas low performance 64-bit seperti Geforce 745M, 940MX atau Geforce MX150 yang masih banyak digunakan saat ini.

 

Secara keseluruhan, Intel UHD G1 unggul sekitar 5 ~ 8% dibanding Intel UHD versi sebelumnya. Sebuah angka yang nampaknya kurang menjanjikan untuk waktu penantian yang cukup panjang. Namun, Intel telah membenamkan beberapa fitur untuk meningkatkan performa encoding dan decoding GPU onboard ini, dibanyak aplikasi multimedia.

 

– Geforce MX330

 

Jika disimpulkan, performa MX 330 pada unit Review Lenovo IdeaPad Slim 3i ini mirip dengan geforce MX 150 juga MX 250. Dan jika dibanding kakaknya MX 350, performanya sekitar 15 hingga 20% di bawah.

 

Tapi jika melihat performa Intel UHD yang terintegrasi pada processor yang digunakan, Geforce MX 330 merupakan solusi komputasi grafis mobile yang akan sangat membantu. Terutama untuk rendering format H264 yang masih banyak digunakan.

 

Sedangkan untuk gaming, GPU ini masih bisa menemani kamu mengisi waktu luang di arena CS:GO, Fortnite maupun APEX Legend. Bisa disimpulkan, MX 330 lebih cocok untuk pengguna dengan kategori game kompetitif umum dan komputasi grafis ringan.

 

– Sistem pendingin

 

 

Pertama, kita cek seting processor yang dilakukan Lenovo pada laptop ini. Melihat dari kinerja CPU selama unit dibenchmark,- yang bisa saya infokan diawal adalah, laptop ini mampu memaksimalkan performa sang processor dengan disain sistem pendinginnya yang ternyata bekerja sangat baik.

 

Di CineBench, CPU pada awalnya diizinkan untuk mengkonsumsi hingga 45 W, yang diturunkan menjadi 25 W dan menghasilkan kecepatan clock 3,3 GHz setelah 30 detik. CPU tetap pada level ini selama loop CineBench kami dengan suhu yang perlahan naik.

 

  • Unique

 

Quick shutter switch pada webcam untuk tambahan secutity.

 

Kamu yang butuh laptop untuk produktifitas, masih bisa mengandalkan seri Ideapad slim ini jika melihat kualitas panel LCD nya yang cukup baik. Tambah lagi laptop ini sudah datang dengan original Office Home & Student. Jadi bener-bener siap pakai deh.

 

Sisi opsi upgrade yang kesannya nge-PHP-in pengguna, cukup mengecewakan buat saya. Walau dari point of view pabrikan, ya begini caranya menekan ongkos produksi. All in one layout, untuk solusi berbagai macam spesifikasi.

 

IdeaPad Slim 3 ini paling cocok untuk calon pengguna yang mencari laptop ‘siap pakai’, dengan performa tertinggi dari setiap rupiah yang akan keluarkan,- tanpa memperdulikan sisi handling atau kemudahan pakai, upgrade komponen, juga build quality-nya.

 

Saran! Jika kamu punya spare budget, baiknya lirik kiri kanan dulu.

[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/6″][/vc_column][/vc_row]