Review ASUS Vivobook Ultra 14 (K413) 11th Gen

[vc_row][vc_column width=”1/6″][/vc_column][vc_column width=”2/3″][vc_row_inner][vc_column_inner width=”3/4″][vc_progress_bar values=”%5B%7B%22label%22%3A%22DESIGN%22%2C%22value%22%3A%2270%22%2C%22color%22%3A%22bar_green%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22HANDLING%22%2C%22value%22%3A%2275%22%2C%22color%22%3A%22peacoc%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22PERFORMANCE%22%2C%22value%22%3A%2265%22%2C%22color%22%3A%22bar_red%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22PRICE%22%2C%22value%22%3A%2280%22%2C%22color%22%3A%22chino%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22UNIQUE%22%2C%22value%22%3A%2270%22%2C%22color%22%3A%22vista-blue%22%7D%5D” bgcolor=”custom” options=”striped,animated” css_animation=”rotateIn” bgstyle=”outline” units=”points” custombgcolor=”#81d742″][vc_empty_space height=”16px”][vc_column_text][yasr_overall_rating][/vc_column_text][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/4″][vc_single_image image=”25957″ img_size=”large” alignment=”center” onclick=”zoom” css_animation=”bounceIn”][/vc_column_inner][/vc_row_inner][vc_empty_space][vc_column_text]Jejak lini produk ASUS Vivobook nampaknya kian bersinar. Terlihat dari revolusi baik disain maupun fiturnya, yang dari tahun ke tahun kian menarik perhatian. Nah, lewat unit review ASUS Vivobook Ultra 14 (K413) 11th gen berikut, mari kita lihat update apa saja yang ditawarkan kali ini.

 

VivoBook Ultra ini masuk keluarga VivoBook Classic yang secara tampilan mengarah ke pengguna yang lebih prefer pada disain, terutama pecinta classic clamshell,- dibanding hal lainnya termasuk spesifikasi.

 

 

Review_VivoBook Ultra_14_K413-Color option 3

 

Tapi yang agak membingungkan, sebelumnya Vivobook Ultra menitik-beratkan pada sisi handling dengan bobot lebih ringan, sasis lebih slim, namun punya sertifikasi MIL-810G. Kini, si Ultra datang dengan pendekatan yang hampir mirip dengan vivobook S. Bedanya hanya finishing dan pilihan warna saja.

 

Dalam press release resminya-pun, K413 ini menyasar segmen generasi muda yang juga diincar VivoBook S. Artinya, ASUS menghadirkan dua opsi VivoBook (mungkin lebih), untuk calon pengguna dari gen-Z. Tinggal sesuaikan gaya kamu saja, mau yang kalem, pilih ViVoBook Ultra. Mau yang colorful, pilih Vivobook S.

 

Baca juga: ASUS Zenbook 14 UX425 (2020)

 

[nextpage title=”Handling” ]

 

  • Design, material & build quality

Review_VivoBook Ultra_14_K413-Handling-01

Kita bahas dulu tentang disain dan handling unit review ASUS Vivobook Ultra 14 (K413) veri Tiger-lake ini- yang menurut saya jadi kurang menarik terutama jika sudah pernah mencoba Vivobook S. Sekalipun mendapat touch-up signifikan dibanding versi Vivobook ultra K403 sebelumnya,

 

Sekedar mengingatkan, jika kamu menuntut aura yang lebih ceria, sebaiknya lewati seri ini dan ambil versi VivoBook S. Atau, kamu bisa manfaatkan set stiker eksklusif di setiap paket penjualan VivoBook Ultra 14 (K413).

 

Review_VivoBook Ultra_14_K413-IO port

 

Ada perubahan garis disain yang kini lebih nampak boxy dari sebelumnya. Hal ini juga diperkuat oleh finishing dengan warna-warna tegas yang menurut saya, merupakan opsi warna terbaik dari seluruh lini VivoBook yang pernah ada.

 

VivoBook series menawarkan material campuran dimana lebih dominan plastik dibanding logam. Untuk yang belum pernah memiliki laptop ASUS, hanya bagian LCD cover yang menggunakan material Aluminum,- selebihnya ABS atau polycarbonate atau plastik.

 

Dari sisi dimensi dan bobot, K413 ini malah sedikit lebih besar, tebal dan berat. Walau nantinya dipenggunaan sehari-hari sih harusnya tidak akan terlalu terasa.

 

– Workstation

 

ASUS VivoBook Workstation comparison

Kiri: K403, Kanan: K413

 

Hampir seluruh disain komponen yang ada di workstation K413 ini mendapat refresh. Overall, kini ikut tampil lebih boxy dan menghilangkan kesan oval di tiap-tiap sudut. Bahkan sampai kedisain touchpad yang kini tampil dengan tambahan border chrome dan sedikit area tompel untuk sensor sidik jari.

 

Overall, workstation K413 kini tamnpil lebih clean, rapih dan enak dipandang. Tapi bagaimana user experiencenya?

 

Dengan key-travel yang sama, yakni sekitar 1.4 mm, plus penampang tombol keyboard yang terasa luas, jelas user experience untuk typing di K413 lebih nyaman dibanding K403. Bentuk tombol, posisi Dibanding A412 terdahulu, K413

 

– IO port & Konektifitas

 

Review_VivoBook Ultra_14_K413-07

 

Untuk IO port, semua yang dihadirkan di seri 2020 ini tidak berbeda dengan yang ada pada unit Vivobook Ultra 14 K403 yang rilis 2 tahun lalu,- termasuk penempatan atau lokasinya.

 

Baca juga: Review ASUS ExpertBook P2451 (FB)

 

[/nextpage]

 

[nextpage title=”Spesifikasi” ]

 

  • Spesifikasi

 

Review_VivoBook Ultra_14_K413-Far workstation

 

Dari sisi spesifikasi, mungkin Vivobook Ultra 14 (K413) ini bukan yang paling ‘mentok’,- terutama opsi discreet GPUnya. Sebagai info, untuk opsi GPU MX350 yang sedikit lebih superior, kamu bisa ambil seri VivoBook S.

 

Kalau merasa Geforce MX330 masih cukup untuk kamu, coba kita lihat lebih detail terkait spesifikasi. Mungkin saja masih ada yang menarik dan tidak terlihat di permukaan.

 

[ultimate_info_table design_style=”design05″ color_scheme=”green” package_heading=”ASUS”  package_sub_heading=”Vivobook Ultra 14 (K413)”]

Processor Intel® Core™ i3-1115G4 / i5-1135G7 / i7-1165G7 Processor
Memory Up to 16GB 3200 MHz DDR4 (Onboard)
Display FHD IPS (16:9) LED-backlit 45% NTSC
Graphics Intel® UHD Graphics (For i3)

Intel® Iris® Xe Graphics (for i5 / i7)

NVIDIA MX330 with 2G GDDR5

Storage up to 1TB PCIE SSD, or

Intel Optane 32G +512G PCIe

Touch pad Touch Pad/ASUS NumberPad 2.0
I/O 1 x USB 3.2 Gen1 Type-A

1 x USB 3.2 Gen1 Type-C

2 x USB 2.0

1 x HDMI

1 x Audio Jack Combo

1 x MicroSD Card reader

Keyboard 4-zone RGB backlit, mica silver keyboard and 26-Key Rollover Anti-Ghosting Key technology
Wireless Dual-band 802.11ax Wifi6 + BT 5.0
Camera HD camera
Battery 42Wh lithium-prismatic battery (3-cells)
Dimensions (mm) 324.9 x 215 x 19.9 mm
Weight (kg) 1.4KG

[/ultimate_info_table]

 

Processor Intel seri Tiger lake punya kelebihan pada kecepatan yang lebih tinggi untuk berkomunikasi dengan chipset. Selain itu, Intel gen 11 punya sistem adaptasi (Ai) yang semakin pintar dalam menentukan persentase resource yang perlu dikeluarkan, dengan beban yang diterima.

 

Sedangkan Geforce MX330 yang ada pada unit review ASUS Vivobook Ultra 14 ini berjalan pada config PCIe Gen 3.0 di lebar bandwith x4. Sejauh yang saya tahu, semua laptop dengan MX330 menggunakan config yang sama.

 

Dan nampaknya, untuk tetap dapat menggunakan sasis lama yang cukup tipis, ASUS harus mengorbankan slot RAM. Artinya, performa Iris Xe tidak mungkin maksimal karena pengguna tak dimungkinkan untuk upgrade. Itu mengapa, ASUS tetap memberi opsi Geforce MX330 yang levelnnya 11-12 dengan Iris Xe.

 

Terkait storage utama, unit review ASUS Vivobook Ultra 14 K413 ini sudah dibekali SSD 512Gb PCIe 3.0 dengan pendongkrak tambahan Intel Optane H10. Jadi, hanya di config di x2 performanya masih sangat bisa diandalkan.

 

[/nextpage]

 

[nextpage title=”Performa” ]

 

  • Performa

 

 

 

Review_VivoBook Ultra_14_K413-benchmark 2

 

Untuk performa processor Intel Tiger lake, saya pribadi tidak menaruh ekspektasi terlalu besar,- selain peningkatan yang sudah saya sebutkan dibab spesifikasi di atas. Yang mungkin akan kamu tanyakan pasti bagaimana perbandingan performa Intel Xe Graphic dengan MX330 yang jadi opsi dedicated GPU pada laptop ini.

 

Karenanya, saya lebih tertarik membahas performa cooling-system yang diandalkan ASUS, untuk menjaga performa CPU dan GPU dalam unit review ASUS VivoBook Ultra 14 (K413) ini. Sebab, performa CPU dan onboard GPU pada Tiger lake, sangat bergantung pada seting TDP dan sistem pendinginnya.

 

Hasil benchmark juga verdict kita tentang sistem pendingin laptop ini, bisa kamu simak nanti di video reviewnya. Jadi, seperti biasa, jangan lupa subscribe channel Youtube kita, dan nyalakan lonceng notifikasi, untuk nitifikasi video terbaru.

 

– Manajemen daya

 

Kapasitas battery 42 Wh pada VivoBook Ultra juga sedikit lebih kecil dibanding beberapa kompetitor. Untuk penggunaan office dan web CMS, laptop ini bisa bertahan kurang  lebih 3 jam 39 menit. Cukup lupmayan

 

[/nextpage]

 

[nextpage title=”Unique” ]

 

  • Unique

 

 

Review_VivoBook Ultra_14_K413-13

 

ASUS memilih men-Touch-up produk ini lebih berat ke sisi kosmetik dan mobilitas untuk mendukung para pengguna yang selalu aktif bergerak. Walau dari kapasitas dan kemampuan battery-nya, saya pribadi merasa kurang mampu membackup aktifitas mobile.

 

Jika dilihat dari sudut pandang yang lebih luas, apa yang ASUS tawarkan lewat Vivobook Ultra 14 (K413) ini lebih dari cukup untuk Gen Z yang selalu mendahulukan kepraktisan.

 

Calon pengguna laptop ini juga akan dimanjakan dengan kualitas panel LCD yang semakin baik. Serta kualitas tata suara yang kini sedikit naik kelas dengan speaker bersertifikasi Harman / Kardon.

 

Untuk kamu yang mencari spesifikasi dan performa, laptop ini bukan pilihan terdepan untuk saya sarankan. Beberapa kompetitor selevel, menawarkan config TDP dan cooling system yang lebih baik hingga membuat performa Tiger lake di dalamnya, sedikit terkail.

 

Juga keputusan ASUS menghilangkan slot Memory, memaksa pengguna hanya bisa berharap pada MX330 dibanding Intel Xe, yang sangat butuh share memory.

 

Nah, pilihan kembali ke kamu.

 

[/nextpage]

 

[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/6″][/vc_column][/vc_row]