Review Samsung Galaxy A12

[vc_row][vc_column width=”1/6″][/vc_column][vc_column width=”2/3″][vc_row_inner][vc_column_inner width=”3/4″][vc_progress_bar values=”%5B%7B%22label%22%3A%22DESIGN%20%26%20HANDLING%22%2C%22value%22%3A%2275%22%2C%22color%22%3A%22bar_green%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22MULTIMEDIA%22%2C%22value%22%3A%2270%22%2C%22color%22%3A%22peacoc%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22PERFORMANCE%22%2C%22value%22%3A%2270%22%2C%22color%22%3A%22bar_red%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22PRICE%22%2C%22value%22%3A%2275%22%2C%22color%22%3A%22chino%22%7D%2C%7B%22label%22%3A%22UNIQUE%22%2C%22value%22%3A%2275%22%2C%22color%22%3A%22vista-blue%22%7D%5D” bgcolor=”custom” options=”striped,animated” css_animation=”rotateIn” bgstyle=”outline” units=”points” custombgcolor=”#81d742″][vc_column_text][yasr_overall_rating][/vc_column_text][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/4″][vc_single_image image=”25957″ img_size=”large” alignment=”center” style=”vc_box_rounded” onclick=”zoom” css_animation=”bounceIn”][/vc_column_inner][/vc_row_inner][vc_column_text]Nampaknya ada yang ingin Samsung buktikan lewat unit review Samsung Galaxy A12 yang sampai ke lab Skyegrid Media kal ini. Apakah strategi akhir tahun dengan seting harga 2 jutaan mampu memberi pukulan untuk kompetitor? yuk kita lihat

 

Ceruk pasar smartphone Android di range harga 2 jutaan memang salah satu ceruk paling besar. Pengguna di range harga ini umumnya memang anak muda usia sekolah, yang membutuhkan kapasitas baterai besar untuk mendukung aktifitas online sehari-hari, terutama online gaming.

 

Tidak salah jika banyak pabrikan berduyun-duyun mengisi range harga ini dengan lebih dari 1 pilihan.  Bahkan ada yang mengisi pasar ini dengan 4 pilihan produk. Salah satunya adalah Samsung Galaxy A12 yang akan kita bahas kali ini.

 

Review Samsung Galaxy A12 - Design 01

 

Samsung Galaxy A12 memiliki dua pilihan kapasitas penyimpanan pada tipe ini, dengan kapasitas RAM 4 GB dan RAM 6 GB, dengan penyimpanan 128 GB. Ponsel ini dijual dengan harga Rp. 2.500.000 untuk RAM 4 GB /128 GB dan Rp 2.790.000 untuk RAM 6GB/12

 

Baca juga: Review Gigabyte G27FC Gaming Monitor

 

Berikut spesifikasi dan harga Samsung Galaxy A12 yang belum lama meluncur untuk pasar Indonesia

 

[ultimate_info_table design_style=”design05″ color_scheme=”green” package_heading=”Samsung”  package_sub_heading=”Galaxy A12″]

Processor MediaTek P35 Octa Core Processor
OS Android 10.0, One UI Core 2.5
Display 6.5 HD+ PLS (20:9), Infinity-V
Camera Rear Camera : 48MP (F2.0) + 5MP (F2.2) + 2MP (F2.4) + 2MP (F2.4)
Front Camera : 8MP (F2.2)
Video: FHD (1920 x 1080) | @30fps
RAM &

Storage

4GB/128GB

6GB/128GB (eMMC 5.1)

Expansion slot microSDXC support 1TB (dedicated slot)
Jaringan 2G : GSM850,GSM900,DCS1800,PCS1900
3G : B1(2100),B5(850),B8(900)
LTE FDD : B1(2100),B3(1800),B5(850),B7(2600),B8(900),B20(800),B28(700)
LTE TDD : B38(2600),B40(2300),B41(2500)
Sensor Fingerprint (side-mounted), accelerometer
Wireless Wi-Fi 802.11 b/g/n, Wi-Fi Direct, hotspot + BT 5.0 A2DP, LE
Colors Black, White, Blue, Red
Battery Li-Po 5000 mAh, non-removable
Dimensions (mm) 16,4 x 7,58 x 0,89 cm
Weight (kg) 205 g

[/ultimate_info_table]

 

Review Samsung Galaxy A12 - Paket penjualan

Pengguna masih akan dapatkan headset. Untuk kabel data sudah menggunakan interface type-C. SIM Tray non-hybrid

 

 

  • Disain & Kemudahan pakai

 

Review Samsung Galaxy A12 - Back case

 

Ada yang unik dari disain unit review Samsung Galaxy A12 yang ada di kita. Tak hanya hadir dengan warna biru cerah, Samsung juga menambahkan konsep dual-texture untuk memberi kesan high-class. Sekalipun seri ini masuk kategori entry-level di jajaran smartphone Samsung.

 

Untuk bagian lain, keseluruhan material A12 ini didominasi plastik. Tentu saja, selain permukaan LCD yang dilapis material kaca. Hanya saja, belum bisa kita infokan grade dari material kaca pelindung bagian LCD unit review Samsung Galaxy A12 yang ada di kita.

 

Review Samsung Galaxy A12 - Side view

Yang unik dari Galaxy A12 ini, posisi finger-print nya ada di samping

 

Untuk kualitas LCD, A12 ini masih menawarkan panel IPS, jadi belum Amoled apa lagi Super Amoled. Jadi uang yang anda keluarkan untuk produk ini, benar-benar dimaksimalkan untuk spesifikasi utama yakni SoC, RAM dan internal storage.

 

Review Samsung Galaxy A12 - LCD quality

 

Kualitasnya mulai dari warna, contrast hingga brightness overall cukup baik. Namun dibanding beberapa kompetitor yang biasa menjual smartphone di harga ini dengan panel Full-HD, tentu panel IPS beresolusi HD+ pada A12 ini kalah bening dan tajam.

 

  • OS & UX

 

Review Samsung Galaxy A12 - OS & UX

 

Keluar dari box kemasan, unit review Samsung Galaxy A12 ini sudah menggunakan default OS Android 10, dengan launcher One UI versi 2.5. Sepintas, kesan simpel coba dihadirkan Samsung pada One UI ini, dengan maksud agar lebih mudah dioperasikan untuk semua kalangan.

 

Icon membulat dengan warna yang cenderung pastel look, nampaknya memang sedang trend saat ini. Dan One UI 2.5, ikut andil menghadrikan desain icon ini di hampir seluruh lini produk menengah ke bawahnya.

 

Baca juga: ASUS ProArt Station D940MX – Workstation PC kok Imut gini?

 

  • Camera

 

Review Samsung Galaxy A12 - Camera

Main 48MP (f2.0) + Ultrawide 5MP (f2.2) + Macro 2MP (f2.4) + Depth 2MP (f2.4) – Front 8MP (f/2.2)

 

Untuk merek sebesar Samsung, hadirnya empat (4) modul kamera di smartphone kelas 2,5 juta-an, malah menimbulkan tanda tanya bagi saya. Kira-kira, seriuskah Samsung memberi benefit multi camera ini ke calon penggunanya?

 

Jika melihat sensor utamanya yang punya kapasitas 48MP, Nampaknya Samsung cukup serius menjadikan smartphone ini tak hanya terlihat Wow saat di letakan di atas meja. Tapi juga memberi kepercayaan diri tambahan saat digunakan untuk mengabadikan momen-momen kilat sehari-hari.

 

Review Samsung Galaxy A12 - Camera UI

 

Untuk kualitas hasil foto dan video, memang, saya akui tidak ada yang spesial. Tapi cukuplah untuk mengabadikan momen-momen cepat dadakan. Jika kamu mengutamakan hasil kamera dengan warna yang stand out, sensor kamera yang ada di A12, menurut saya bukan pilihan terbaik.

 

  • Performa

 

mEDIAtEK hELIO p35

 

Nah, kita tahu bahwa smartphone dengan MediaTek P35 umumnya dibanderol di bawah 2 juta rupiah (Umumnya ya, tidak semua). Kalau smartphone ini tembus 2,5 juta, ya mohon di fahami karena ini mereknya Samsung.

 

mediatek-helio-p35-benchmark-antutu-v8

 

Lewat hasil benchmark yang dicapai, P35 cukup OK karena punya core A53 yang berjalan di 2.3GHz. Tambah lagi, SoC ini sudah pakai fabrikasi 12nm yang menjadikannya lebih adem saat bekerja. Jika sekedar di ajak bermain game dengan seting otomatis (prefer smooth), SoC ini masih layak pake banget kamu andalkan.

 

– Manajemen Daya

 

Kapasitas battery mencapai 5000 mAH juga jadi salah satu senjata di Galaxy A12 ini. Dengan ini, nampaknya Samsung benar-benar ingin memberi kejutan untuk kompetitor lain yang bolak-balik mengkampanyekan kapasitas battery besar di produk smartphone mereka.

 

P35 merupakan SoC kelas entry-level yang kelasnya sejajar dengan snapdragon 600 series yang menjual keseimbangan antara efisiensi penggunaan daya dana kecepatan pemprosesa data.

 

Kombinasi antara SoC hemat daya dan battery besar pada A12, sudah lebih dari cukup membuat saya maklum dengan ketahan battery yang bisa mencapai dua (2) hari untuk pemakaian standar menggunakan WiFi, plus single SIM aktif.

 

Prediksi saya, smartphone ini akan masuk jadi salah satu opsi road warrior mulai awal 2021.

 

  • Unique

 

Review Samsung Galaxy A12 - Unique

 

Jualan utama smartphone ini tentu saja ada pada setup empat (4) kamera dan battery 5000 mAh-nya. Adapun beberapa hal yang juga patut di pertimbangkan adalah, SIM tray dengan dedicated memory card slot dan konsep disain dual-texture plus warna-warna cerah-nya.

 

Kesemuanya jelas menjadi pukulan telak bagi kompetitor, terutama yang sedang selonjoran santai di akhir tahun. Untuk strategi memilih momentum ini, saya acungi dua jempol untuk Samsung.

 

Seandainya nih, A12 yang masuk Indonesia sudah membekal NFC, yakin dah tambah kejang-kejang kompetitor sebelah.

 

Kalau saya kok malah suka dengan posisi finger-print dan double texturenya ya? Hmm.. Gimana menurut kalian?

 

Dan tak bosan-bosan saya ingatkan untuk follow akun social media kita untuk notifikasi terbaru, tentang konten-konten game dan hiburan ala Skyegrid Media.[/vc_column_text]

 

[dt_soc_icons soc_icon_gap_between=”5px”][dt_single_soc_icon link=”url:https%3A%2F%2Ffacebook.com%2FSkyegridMediaID%2F|title:Facebook|target:_blank” dt_soc_icon=”fab fa-facebook-square” soc_icon_size=”40px” soc_icon_bg_size=”52px” soc_icon_border_width=”0px” soc_icon_color=”#ffffff”][dt_single_soc_icon link=”url:https%3A%2F%2Ftwitter.com%2Fskyegridmedia|title:Twitter|target:_blank” dt_soc_icon=”fab fa-twitter-square” soc_icon_size=”40px” soc_icon_bg_size=”52px” soc_icon_border_width=”0px” soc_icon_color=”#ffffff”][dt_single_soc_icon link=”url:https%3A%2F%2Finstagram.com%2Fskyegrid_media|title:Instagram|target:_blank” dt_soc_icon=”fab fa-instagram-square” soc_icon_size=”40px” soc_icon_bg_size=”52px” soc_icon_border_width=”0px” soc_icon_color=”#ffffff”][dt_single_soc_icon link=”url:https%3A%2F%2Fwww.linkedin.com%2Fcompany%2Fskyepod%2F|title:LinkedIn|target:_blank” dt_soc_icon=”fab fa-linkedin-in” soc_icon_size=”40px” soc_icon_bg_size=”52px” soc_icon_border_width=”0px” soc_icon_color=”#ffffff”][dt_single_soc_icon link=”url:https%3A%2F%2Fyoutube.com%2Fc%2FSkyegridMedia|title:YouTube|target:_blank” dt_soc_icon=”fab fa-youtube-square” soc_icon_size=”40px” soc_icon_bg_size=”52px” soc_icon_border_width=”0px” soc_icon_color=”#ffffff”][/dt_soc_icons][/vc_column][vc_column width=”1/6″][/vc_column][/vc_row]